Seperti yang dilakukan oleh masyarakat di seluruh dunia, Diana Prince menyaksikan berita di TV, di rumahnya sebuah LCD TV yang menampilkan sebuah berita Langsung, dia duduk diatas sofa empuknya, dan menatap layer…

Diana masih mengenakan pakaian kerjanya, louse yang seolah ketat menjiplak lekuk tubuh indahnya, payudara 40DD nya seolah membuat kancing pakaiannya segera lepas,.

Gadis cantik ini tak dapat mempercayai apa yang dilihatnya, bibir sexynya komat-kamit menyaksikan berita di televise…

Sebuah Piring Terbang

Benda antariksa berbentuk datar permukaanya, dengan sebuah symbol aneh yang tampaknya terbuat dari metal asing, pesawat alien itu berhenti di sebuah lapangan terbuka dekat pusat kota, Piring terbang raksasa itu nyaris sebesar sebuar stadium sepak bola, terdiam dengan bunyi halus dan terkadang mengeluarkan bunyi Beep yang memekakan telinga…

Dan semalam Kantor Gubernur menerima pesan dimana , “Mereka” mengundang Presiden dan para menterinya untuk berkunjung ke pesawat mereka, pesan diterima oleh computer keguberuran dan langsung disampaikan ke Gedung Putih…

Dua jam berlalu Presiden dan staf kementrian telah masuk kepesawat mereka, namun samasekali belum ada kabar,..
Diana tersadar saat teleponnya berdering…

“Diana Prince.”

“Diana!” Lara berkata, “Apa ada kabar?”

“Nope, Lara. Aku justru berharap kau dapat memasuki jaringan pemerintahan?”

“Sulit pemerintahan penuh dengan orang-orang tak berguna, mereka tak pernah menganggap wanita mampu menyelesaikan pekerjaan lebih baik dari mereka, dan kau tahukan bos-ku itu, dia selalu berfikir wanita harus berada dirumah dan mengerjakan tugas rumah, dan selalu patuh pada pria” Lanjut Diana

Gadis bangsawan inggris ini pun duduk dikursinya, sambil melepas jaketnya, hanya sebuah Thong berwarna biru menutupi tubuhnya, tanpa bra yang membuat kain tipis yang membalut tubuhnya tak dapat menyembunyikan payudara besarnya dan putingnya yang menonjol..Tertawa dari balik telepon sambil membuka jepitan rambutnya, sehingga rambut coklatnya terurai indah..

“Ya, aku mengerti Diana , semua Pria tampaknya sama, Aku harap “Tamu” kita berfikiran terbuka, tidak seperti yang lainnya”

“Jangan Banyak berharap, mereka meminta para petinggi yang semuanya Pria “

“Presiden dan Mentri-mentrinya, tanpa wakil Presiden, tampaknya kau benar”

“Ya ampun Diana, kau adalah agen pemerintahan no.1 , salah satu yang terbaik di dunia, kenapa mereka tak meminta pendapatmu, atau mungkin mengajak-mu”

“Ya, ya mungkin benar, tapi kau tahukan cara berfikir laki-laki?? Dengan ego mereka, kita tak akan pernah dianggap, so apa yang bisa aku lakukan??”

“Menunggu seperti yang lainnya.”

“Oh, kebetulan Sue pun berada disini, mungkin sebaiknya kita makan malam..”

“Oh, kau yang bayar?? hehehe”

“Kenapa harus selalu aku??. Bagaimana kalau kita pergi ke tempat Gino??.”

“Ok, aku ikut .”

Diana pun menutup telefon , baru saja dia beranjak dari kursinya kini gilran telefonnya yang berdering..

“Diana Prince.”

“Nona Diana, disini Menteri Pertahanan.”

“Menteri Pertahanan? Bukan kah anda sedang berada di dalam Pesawat Asing itu??” Diana Bertanya sambil menatap layer Televisinya.

“Ya, ya kami memang masih berada dalam pesawat, Kami memohon bantuan
anda yang menurut rumor yang beredar anda bersahabat dengan beberapa SuperHero, bisakah anda membantu membuat perjanjian dengan mereka”

“Teman yang mana?”

“WonderWoman, SuperGirl, InvicibleGirl, dan Lara Croft”

“Pilihan yang menarik?”

“Ya, Amazon, Alien, Kekuatan Mutant dan Teknologi.”

“Ya, dapatkah anda membantu kami menghubungi mereka??” ” Tamu kita
menginginkan mereka malam ini “

“Mereka akan kesana.” Diana menjawab dengan santai, dan penuh keyakinan

Tak lama koneksi pun terputus, baru kali ini pemerintahan secara terang-
terangan meminta bantuan pada SuperHero-SuperHero seperti mereka, selama ini para gadis jagoan ini hanya dianggap pengacau oleh ego laki-laki yang tak ingin kekuasaan-nya tersaingi, dan tampaknya mereka pun lebih tertarik dengan keindahan lekuk tubuh dan besarnya payudara yang kebetulan mereka miliki, mendapat kesempatan ini jelas tak akan disia-siakan oleh para SuperHero ini untuk menunjukan apa yang bisa mereka lakukan..

“Lara dan Sue tidak masalah”Diana Berkata, “Aku harap Kara pun sedang ada dibumi saat ini”

Gadis cantik berambut hitam itu pun bangkit dari sofanya, dan berputar berganti wujud menjadi pahlawan amerika WonderWoman , berganti dengan kostum standardnya,

WonderWoman dengan pakaian khasnya, Merah dengan Plat Elang menutupi dadanya, celana yang lebih mirip celana dalam, dengan warna biru bermotif bintang, Sepatu boot merah, dan Tiara Emas , Gaia Belt pusat dari kekuatan WonderWoman,, Pakaiannya yang lebih mirip atlet renang, membuat semua pria yang melihatnya menelan ludah, menyaksikan keindahan tubuhnya , Payudaranya, bokongnya yang indah, ataupun pahanya yang mulus indah itu…

SuperGirl, dengan kostum Biru dan lambing “S” ditengahnya, Rok mini berwarna merah, serta sayap merahnya,..Tanpa sumber kekuatan, karena tubuhnya-lah senjata yang paling mematikan , payudara yang besar tak mampu ditutupi oleh kostum ketatnya, mata-mata nakal seolah tak berhenti berkhayal untuk menelanjanginya..

Lara Croft mengenakan celana pendek ketat,pakaian tanpa lengan berwarna biru, dengan tubuh yang tak kalah indah dibanding kawan-kawannya, sepatu boot selutut dan tas ransel ciri khasnya, namun tanpa pistol, ya tentu saja ini misi perdamaian, dan Gadis inggris ini pun seolah acuh dengan mata-mata nakal yang menatapnya…

Invicible Girl alias Sue Richard, anggota Fantastic Four, berambur pirang, cantik dengan pakaian biru ketat berlambang 4 yang menjadi lambang dari Team-nya, Baju ketatnya membuatnya seolah telanjang , kostumnya jelas menjiplak seluruh lekuk tubuhnya,..Membuat mata yang melihatnya tak mampu berkedip..

Keempat SuperHero itu melangkah ke pesawat itu, dari dekat pesawat itu tampak indah, mengkilat indah namun tanpa pintu dan jendela…

“Jadi dimana bel-nya?” Lara bercanda.

“Mereka meminta kita untuk menunggu.” WonderWoman menjawab.

Tiba-tiba bunyi yang memekakan telinga membahana, pintu pesawat pun turun, membuat semacam jembatan cahaya yang menghubungkan pesawat dengan daratan, 3 orang staf mentri menunggu diatas seolah begitu mengharapkan kedatangan mereka..

WonderWoman memimpin teman-temannya melangkah keatas jembatan cahaya itu, mereka berdiri gagah sementar tangga itu bagai elevator yang mengantar mereka naik..

Lara menatap aneh saat para mentri bergantian turun , begitu juga dengan InvicibleGirl yang menyadari ketakutan pada mata mereka.
Tinggal Presiden yang tinggal di pesawat itu dan menyambut mereka, membimbing mereka menuju ruangan utama di pesawat itu, sebuah ruangan besar yangmenyerupai mimbar dengan singasana di tengahnya…

“Oh Para Dewa.” WonderWoman Takjub.
Keempat Jagoan memasuki sebuah ruangan yang luar biasa indah, dengan dinding metal yang berwarna perak, sementara langit-langitnya yang tinggi menampilkan pemandagan bintang-bintang yang bercahaya indah..Gambaran galaxy lain dengan planet-planet yang menyerupai system tata Surya,, Lantainya berwarna hijau lumut, indah sekali, sementara singasana yang berwarna merah, berdiri tegak ditengah..

Cukup dengan kekaguman mereka, mata mereka berpusat pada singasana yang berada di tengah, dua buah pilar diantara kursi singasana megah memberikan kesan berwibawa yang luar biasa, ukurannya pun besar sekali kira-kira 3 meter, dibaliknya berdiri sesosok Alien berkulit biru, yang kemudian duduk dengan santainya pada singasana itu..Pakaiannya berupa armor ringan membalut tubuhnya, namun tak menyembunyikan otot-otot disekujur tubuhnya yang luar biasa mencolok..

Alien raksasa itu duduk dan memberikan salam yang mungkin memang kebiasaan mereka,..menekan tombol aneh pada kursinya sebelum berkata…

“Selamat datang di kapalku.” Dia berkata dalam bahasa manusia, “Aku Tor. Tamu di dunia anda…”

“Aku WonderWoman” Amazon tersenyum hangat, “Dan ini kawan-kawan-ku, SuperGirl, Lara Croft, dan InvicibleGirl, selamat datang di planet kami”

“Terima kasih banyak.” Tor berkata sambil melempar senyuman hangat , dia pun menatap tajam tiap-tiap gadis itu, kalian lebih cantik dari Foto-foto kalian”

“Terima kasih…Foto?” SuperGirl bereaksi , tersadar bahwa tatapan mata Tor tak pernah lepas dari Dadanya.

“Aku telah berkeliling ke berbagai tempat dan mengambil jutaan Foto, sementara aku pun terus mengamati kalian sambil mempelajari keadaan planet ini..Aku harus jujur memilih kalian berempat dari SuperHero-SuperHero lain cukup sulit, namun pilihan ku tampaknya tepat”

“Maaf.” WonderWoman bertanya seolah tak percaya,Bisa kah anda perjelas ucapan anda tadi?? “

“Ah WonderWoman.” Presiden berbisik , menyela, sambil melangkah ke arah para SuperHero, ” Maaf , tapi kami terpaksa membuat perjanjian dengan Tor”

“Perjanjian?” Lara memotong, “Perjanjian apa maksud anda?”

“Kalian harus tahu bahwa pesawat ini memiliki kemampuan untuk menghancurkan planet ini”

“Presiden!” Protes WonderWoman, “Apa yang telah kalian lakukan!!!”

“Dia berjanji tidak akan menghancurkan planet ini, asal ditukar dengan … Kalian berempat”

“Apa!” SuperGirl berteriak sejadinya yang membuat Presiden pun terdiam.

“Bajingan kalian!” Sue geram.

“Kalian tahu” Tor menyela, “Aku telah berada di planet ini selama 10 tahun menurut penangalan kalian, memutari seluruh daerah, ya aku merasa kesepian dan butuh….”

“Demi Hera!” WonderWoman mengerti maksud dari alien bejat ini “Sebaiknay kita segera pergi teman-teman”

“Aku pikir Tidak.” Tor tertawa sambil mengeluarkan sejenis cakram, dan mengarahkan pada keempat jagoan itu.

“Teman-teman hati-hati…..” Sue mengingatkan sambil membuat prisai dengan kekuatannya.

Sebuah Cahaya benderang menyala, seketika membuat keempat jagoan itu seolah tak kuasa menggerakan tubuh mereka, semua kekuatan mereka seolah lenyap,.

“Oh Hera!” WonderWoman Panik, “Aku bahkan tak mampu bergerak

“Sebenarnya apa ini ” Sue tampak kesal

“Kita telah dijual oleh mereka!” Lara menyentak kearah Presiden.

“Kita harus melakukan sesuatu!’ SuperGirl berkata.

“Ya kalian memang akan melakukan sesuatu.” Tor tertawa sambil berjalan
mendekat kearah empat jagoan yang tak berdaya, pertama dia mendekati
WonderWoman dan mencium dadanya yang besar.

“Lepaskan aku Bajingan !! ” WonderWoman mengancam.

“Tenang Budak kecilku!” Tor menyela sambil meremas kedua payudara Wondy.

“Kau akan membayarnya!Aku bersumpah!!” WonderWoman protes saat Tor mengerjainya

“Lepaskan aku!” Sue membentak sambil berusaha melepaskan diri..
Putri Amazon pun tak dapat melakukan apapun untuk menghentikan Alien ini merobek pakaiannya, dan mengerayangi tubuh moleknya,, dia memekik saat jemari Tor menyentuh Vaginanya, sesaat kemudian giliran Sue yang harus melihat kostum ketatnya berceceran di lantai, sementar SuperGirl dan Lara pun menemui nasib yang sama..
Akhirnya Tor menoleh kearah presiden dan tersenyum,.

“Aku puas.” katanya, “kalian boleh pergi.”
Presiden berbalik dan berjalan pergi

“PENGHIANAT!!!” WonderWoman menjerit, “Kalian tidak bisa pergi begitu saja”

“Maaf demi seluruh umat manusia , kalian harus tetap disini”
Presiden berlari dan segera turun dari pesawat sesampainya di daratan, dia menatap jembatan cahaya yang mulai menghilang, begitu juga dengan pintunya, dia melihat kearah para mentrinya, seraya bertanya dengan penuh kebingungan.

“Kita melakukan hal yang benar.” Presiden bertanya, “Ya kan?”

“Anda bertanya pada orang yang salah.” Jawab mentri Pertahanan, “Biarlah mereka menjadi korban daripada hanya mengacau system keamanan kita.”
.Mereka pun menatap Piring terbang yang mulai berdesing itu, sedikit demi sedikit mulai naik, sebelum bercahaya dan menghilang

Sementara keempat SuperHero didalam pesawat pun mulai merasakan goncangan, dan saling menatap satu dan lainnya,.

“Tampak-nya kita sudah tak dibumi lagi!” SuperGirl menyentak, “Kalian tahu kan maksud semua ini?”

“Ya kita benar-benar telah dijual oleh mereka.” Lara Croft.

“Ok, ok tenang.” WonderWoman menenangkan, “Kita memang telah dijebak, tapi bukan berarti kita harus menyerah dan meneriman nasib kita kan?? Aku tak akan membiarkan seorang pun merendahkan kita, kita ini SuperHero!”

“Apapun itu.” Sue menyela, “kita harus tetap waspada.”

Tiba-tiba mereka dapat kembali bergerak, keempat gadis cantik itu, mencari sekelilingnya dan berusaha memunguti pakaian mereka yang tersisa, namun apa yang dapat mereka kenakan….

“Sekarang kita harus bagaimana?” Sue bertanya.

“Aku tak tahu.” WonderWoman berucap sambil membuang pakaiananya yang sudah sobek itu, ” namun , tampaknya terpaksa kita harus telanjang untuk sementara waktu, dan tampaknya ini yang diinginkan oleh ET tersebut”

“Tampaknya kau benar!” Lara menyela pembicaraan, “Lebih baik kita bergerak sekarang.”

Ke empat jagoan berjalan keluar ruangan menuju aula besar, sebuah aula besar, namun tak ada pintu yang dapat mereka temukan….

“Bagaikan ada di dalam sebuah labirin?” Lara bertanya

“Dan kita seekor Tikus?” Sue protes.

“Tidak, kita adalah keju.” WonderWoman menenangkan, “Dan Alien itu Tikusnya.”

“Hebat.” SuperGirl menyela, “Hey, tampaknya itu sebuah pintu? Apakah itu jalan yang benar??”

“Hanya satu cara untuk mengetahuinya.” Kata WonderWoman.
Dia memimpin teman-temanya memasuki ruangan ,,menatap kawan-kawannya yang terdiam ragu..di ruangan besar itu sebuah Ranjang besar ada ditengah ruangan, sebuah Kursi aneh terletak disebelahnya…

“Apa ini tempat bermain Alien itu??” Tanya SuperGirl.

“Apapun ini.” Lara berkata, “Aku tak mau ada disini.”

“Aku ikut dia.” Sue menjawab, sambil berjalan kearah pintu kluar
Tiga kejadian terjadi sekaligus, pintu tertutup rapat, membuat mereka terkurung dalam ruangan, Tentakel-tentakel bermunculan dari dinding dan lantai, dan Tor tiba-tiba muncul dan mencengkram WonderWoman, mengunci tangannya..

“Oh Athena’ WonderWoman menjerit sementara dia berusaha melepaskan diri dari Alien yang begitu kuat ini, dia terkejut menyaksikan SuperGirl tertangkap oleh dua buah tentakel…

“HEYYYYYYY!” SuperGirl Protes saat benda yang bagaikan ular itu mengunci pergelangan tangannya dan mengangkatnya ke udara…

Tangan Lara bergerak kea rah pinggulnya, mencari namun tak ada pistol yang dapat ditarik, sementara tentake;-tentakel itu menangkap tanganya dan menariknya ketengah ruangan..

“Keparatttt!” Lara menjerit saat dia terangkat dan didorong kearah kursi, sebuah kursi yang aneh, sabuk mengunci pinggangnya , sementara pegangan kursi itu seolah hidup dan mengunci pergelangan tangannya, sebuah tangan bionic pun memaksa kaki mengangkang lebar…

Sue pun berlari berusaha menolong WonderWoman, namun dua buah tentakel pun menghentikan aksinya, menangkap, pinggul dan lehernya, sue menjerit kesakitan saat tentakel-tentakel itu mengangkatnya dari dasar lantai..Invicible woman berusaha melepaskan diri, namun tanpa hasil,…

“AWWW!” Sue kesakitan sementara sebuah kalung leher terpasang , tentakel-tentakel mengunci kedua tangannya memasangkan sepasang gelang tangan yang tampaknya terbuat dari magnet terkunci dipergelangan tangannya, Gelang magnet itu mebuat tubuhnya tertancap di lantai, membuat bokongnya menantang keudara…

Putri amazon berusaha melepaskan diri, namun hanya dapat menyaksikan teman-temanya tertangkap,SuperGirl tertahan diudara dengan posisi mengangkang,, Lara pun tak berdaya sementara vaginanya terekspos lebar, sementara Sue berlutut tak berdaya, semua dalam posisi yang tepat untuk sebuah penetrasi…

“Aku hanya tak ingin teman-teman mu merasa bosan saat aku sedang melatihmu.” Tor tertawa, “Ok, sekarang kita ke ranjang itu.”

“Tidaaaakkk!” WonderWoman menyentak saat dirinya diseret kearah
ranjang, dia menjerit kesakitan saat alien Raksasa itu memaksanya berlutut dan dan mengunci tangannya dibelakang…

Tor mengambil semacam gelang leher berwarna perak, dan memasangkannya ke leher Wondy.Gelang itu terkunci erat di lehernya,

Tor mengangkat Wondy dalam pangkuannya, sementara tangannya langsung bermain dengan kedua payudara WonderWoman..meremasnya….

“UGHHHHH!” WonderWoman menangis kecil saat Lidah Tor yang panjang merambati wajah dan lehernya, jijik rasanya merasakan lidah yang bagaikan ular itu mengerayangi wajahnya, dia hanay dapat menahan rasa sakit sementara jemari-jemari yang kuat sedang bermain dengan payudaranya..mmembuat payudaranya merah kesakitan…

“Oh budakku,” Tor tertawa, “Kau dan kawan-kawanmu akan memberikan ku berjam-jam penuh kenikmatan”

“Tidak!” Wonder Woman menyentak,” Lepaskan Aku!”

“Tidak budak-ku, kau akan menjadi ratu dari para budak-ku! Sekarang mari kita lihat kenikmatan yang dapat diberikan oleh budak-budak-ku yang lain!”

Tiga buah tentakel muncul dari prmukaan lantai, namun pangkalnya menyerupai penis, mereka merambat mendekati SuperGirl yang tergantung di udara, gadis pirang itu menjerit melihat benda aneh itu mulai merambat mendekatinya…

“AWWWWWWWWWWWW” SuperGirl menjerit saat dua buah benda itu menyeruak masuk vagina dan anusnya..dia hanya dapat mendesah menahan sakit saat benda itu memperkosanya dengan hentakan-hentakan keras, penis ketiga menerobos masuk mulutnya dan memotong jertian dan desahannya…

“Demi Hera, Tidak!”WonderWoman menangis menyaksikan tiga buah benda menjijikan itu memperkosa temannya.

“MMPHHHH!” SuperGirl mendesah saat dia terpaksa menyepong penis mainan itu sementara dua buah penis lainya sedang mengoyak-ngoyak dirinya..Dia berusaha melepaskan diri dengan kekuatannya, namun alat-alat ini jauh lebih kuat dari dirinya, tak ada jalan keluar dari pemerkosaan ini, belum lagi tentakel-tentakel lain mulai berdatangan dan merambati tubuhnya, memainkan payudaranya dan meremasnya dengan kasar…

“Hey kau lupa dirimu sendiri!” Tor menyentak sambil menjengut ,mendekatkan wajah Wondy sementara lidahnya menjilati wajah Cantik WonderWoman

Lara berusaha melepaskan diri namun kursi itu menangkapnya dengan sempurna, sesaat dia terhenti melihat dua buah dildo berwarna hitam muncul dari dasar Kursi…

“Bajingan!” Lara ketakutan dan tak kuasa menjerit saat kedua mainan itu menyeruak masuk dalam vagina dan anusnya…

“AWWWWWWWW!”Lara mendesah dan mulai menitikan air mata menahan rasa sakit oleh pemerkoaan benda aneh ini, dia melihat dan menyaksikan ULAR pekat itu mendesing dari dasar kursinya, naik turun dengan kecepatan yang luar biasa, membuatnya tak waspada dengan 2 buah mangkuk yang tiba-tiba menempel pada dadanya..Lara menjerit saat mainan itu menghisap Payudaranya….

“AIIMMPPPPPP!” Penis yang luar biasa besar itu menerobos mulutnya dan menghentikan jeritannnya, Lara tak berdaya tubuh sexynya tak berdaya dari kebrutal penetrasi dildo dan dadanya yang tak berhenti diremas dan dimainkan oleh mesin-mesin gila ini..

“TTTidakkk Hentikannnnn!” WonderWoman menjerit saat dia harus menyaksikan dua kawannya diperkosa oleh mesin gila, dia berusaha melepaskan dirinya dari Alien keparat itu, namun dia sungguh tak berdaya, sementara Tor masih tampak asyik bermain dengan kedua payudara Wondy yang besar itu, namun sekarang lidahnya yang panjang itu ikut bagian menyentil-nyentil putting susunya…

“Hey jangan lupa, pelacur ku yang bisa menghilang ini! Tor menyela sambil menunjuk kearah Sue, sementara Lidahnya yang panjang bermain dengan Putting WonderWoman

“Lepaskan aku!” Sue menjerit sambil berontak membebaskan diri, dia menatap pintu yang terbuka berusaha lari, namun usahanya sia-sia saat dua buah robot memasuki ruangan bentuknya menyerupai manusia normal, hanya saja tubuhnya yang terbuat dari metal bercahaya,,Sue menjerit berusaha melepaskan diri, namun tangannya terkunci…

” Hentikan ini!!!” Wondy memohon, “Kau binatang!!Aku mohon!!! Ya ampun Tidak !!!”

“Ya Tuhan Tidak !” Sue menjerit kecil saat dia menyadari robot-robot dihadapannya memiliki penis mainan di selangkangannya, dia menatap ngeri bagian bawah robot-robot itu, sementara dia hanya dapat pasrah tak berdaya, sedikit dia berusaha merapatkan kedua pangkal pahanya, namun robot-robot itu sedemikian kuat sehingga dengan mudahnya merenggangkan pahanya, kini Anus dan vaginanya terekspose bebas,, sesat menyadari keadaan, sejurus kemudian penis-penis robot itu sudah menerobos masuk dalam anus dan vaginanya,..membuat Sue menjerit sejadinya…

“UGHHHHHHHHH!” Sue menjerit saat mulutnya penuh oleh penis mainan itu, Jagoan yang berlutut itu hanya dapat menangis saat kedua robot itu mengerjainya..

WonderWoman hanya dapat menatap nanar, ketika alat-alat Tor itu memperkosa kawan-kawannya..Dia berusaha melepaskan diri, namun bahkan dengan Sabuk kekuatannya dia bagaikan anak kecil yang tak berdaya dalam gengaman alien itu..Wondy mendesah saat jemari Tor mulai mengerjai vaginanya.

“Ahhhhhhhhh!” Wondy menangis saat jemari Tor menyelip masuk dalam vaginanya,,Wondy berontak penuh keputusasaan dan kemarahan,..sementara dia mulai merasakan kenikmatan di selangkangannya
Tor meremas payudara WonderWoman sementara, jemari-jemarinya mulai masuk kedalam vaginanya, Tor tersenyum mendengar Wondy yang mulai mendesah tak karuan, dan menyelipkan lidahnya pada mulut wondy dan mulai menciuminya..
“MPPPPHHHHH!” WonderWoman menjerit diantar Lidah yang ada dalam mulutnya, menahan rasa sakit akibat kekasaran Tor yang memainkan payudaranya, sementara vaginanya bagaiakan pipa bocor begitu basah oleh cairan vaginanya yang terus keluar akibat jemari Tor yang menerobos masuk begitu dalam…
“AHHHHHHHH!” Sue merintih saat penis-penis mainan itu mengantarnya pada organsme kesekian kali, sementara tentakel lainnya mulai meminta jatah oral darinya..
Lara menjerit dan mendesah, sementara kedua penis mainan it uterus mengasak vaginanya , membuat girahnya makin meninggi sementara payudaranya yang indah itu pun seolah bertambah besar akibat dari remasan kasar alat-alat ini..sementara dia pun masih harus menyepong tentakel yang ada dimulutnya..
WonderWoman, merasa sedikit lega saat mulut Tor yang bau berhenti memfrench kissnya..namun dia kembali mendesah geli saat lidah itu menjalari leher sebelum bermain dengan payudaranya…
“Saatnya untuk acara puncak, pelacur!” Tor Tertawa sambil mendorong WonderWoman berlutut dihadapannya.
“Para Dewaaa Tidakkk!” WonderWoman menjerit saat Tor melepas pakainya Aliennya , sementara Penisnya yang sebesar paha pria berotot itu berdiri tegak didepan kedua matanya..” Ya ampun, itu akan membunuhku “
“Oh Kau akan belajar menyukainya, budak!” Tor tertawa sambil membaringkan WonderWoman, menusukan penisnya dalam pada vaginanya yang sempit itu…
“AIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII!” WonderWoman pun menjerit saat batang Raksasa itu menerobos masuk dalam vagina perawannya, dia menjerit sekuatnya, mengeluarkan seluruh udar dalam paru-parunya, menahan rasa sakit sementara Tor terus mendorong penisnya masuk dalam, lebih dalam lagi pada vagina WonderWoman.. “Ohhhhhhh Para Dewaaaaaaa!! Hentikannnnnn!!”
Tor menarih pantat Wondy naik memudahkan penisnya memasuk vagina WonderWoman, dia tertawa penuh kemenagan saat saat seluruh penisnya tertampung dalam vagina WonderWoman, Alien Raksasa itu begitu menikmati sempitnya vagina WonderWoman, sementar darah keperawanan gadis itu mulai tumpah, suara rintihan dan jeritan kesakitan, menjadi lantunan lagu yang menyenagkan bagi
“OUGHHH!” Putri Amazon itu pun hanya dapat mendesah sementara Penis yang mengoyaknya , keluar masuk dari vaginanya cepat dan makin cepat..Dia menatap Tor Jijik namun matanya penuh dengan bayangan kawan-kawanya yang tak berdaya….
SuperGirl melayang-layang diputar kesana kemari bagaikan lap lusuh, walaupun dia bisa terbang, belum pernah dia terbang seburuk ini..sementar tentakel-tentakel itu tak berhenti keluar masuk dari ketiga lubang kenikmatannya, bersamaan ketiganya menembakan cairan menyerupai sperma, cairan hangat yang tertembak masuk dalam vagian dan anusnya, begitu banyak hingga menetes keluar sementara dia terpaksa menegak cairan yang ditembakan langsung ke tenggorokannya..SuperGirl kembali berorgansme untuk kesekian kalinya…
Sue hanya dapat berlutut pasrah sementar kedua robot itu mengerjai dirinya dari dua arah bersamaan, air mata mulai mengalir seolah tak percaya dengan apa yang dialaminya sementara kedua robot itu makin asyik dalam permainan mereka, Sue hanya dapat menjerit berusah menikmati saat robot-robot itu mulai menembakan cairan dari penis bionic mereka,, mengantarnya mencapai organsme lagi dan lagi.
Lara menghilang dalam fantasi seksualnya, dildo yang tertancap di vaginannya membuatnya mencapai climax lagi dan lagi. Sementara mangkuk aneh di payudaranya menghisap putingnya lebih dasyat dari yang bisa dilakukan oleh vacuum cleaner, Jagoan yang tak berdaya itu hanya dapat membiarkan mulutya terbuka sementara tentakel-tentakel itu keluar masuk mulutnya, entah berapa lama waktu berlalu hingga akhirnya tentakel-tentakel itu, menembakan cairan kental,, begitu banyak hingga meluber keluar membuat Lara mencapai organsme yangtak pernah terbayangkan sebelumnya
WonderWoman hanya dapat menyaksikan dengan penuh kebbinggungan saat dai harus menyaksikan kawan-kawannya menderita dan mencapai Organseme berulang-ulang, yang jelas telah menghabiskan semua tenaga mereka…Mereka menjerit memekikan telinga..Dan kini dia kembali tersadar akan pemerkosaan yang dialaminya sendiri, penis yang menghantam vaginanya berulang-ulang, Wondy menatap pemerkosanya dengan mata nanar oleh air mata..Sementar Tor mengerjainya dengan penuh senyum di wajahnya..
Tor begitu menikmati mainan barunya dan menghajar tubuh Wondy yang tak berdaya itu dengan segala daya yang dimilikinya, dia mencengkram sebelah payudaranya dan mengerayanginya, sementara dia memaksa Wondy untuk menciumnya…
“MMMMMPHHHH!” WonderWoman berontak sementara dia dipaksa untuk mem-frenchkiss alien itu…
Mulut mereka bertemu saling mengadu lidah, sementara vaginanya tak pernah lepas dari hantaman penis Tor, membuat birahi seksualnya semakin tinggi melonjak tinggi, Payudaranya memerah sedikit luka akibat remasan yang tak berakhir, sementar organsme mulai mendekati….
“MPHHHHHHHHHH!” WonderWoman berteriak saat organsme menerpanya
Ksatria Amazon merasakan kepalanya penuh dengan ledakan-ledakan petasan saat organsme menerpa dirinya, Hero yang penuh kehormatan dulu kini tak lebih dari budak yang harus menjual tubuh untuk sekedar hidup…
SuperGirl pun tak jauh berbeda dia hanya dapat menatap lemah pada WonderWoman yang tak berdaya dikerjai Tor, namun kembali sebuah Organsme menerjangnya,, samara dia dapat melihat bagaiman Tor dengan brutal mengerjai kawannya itu, sementara jeritan dan tangisan memenuhi seluruh ruangan itu,, perlahan dia sadar bahwa kegilaan Tor pun akan menghampiri dirinya cepat atau lambat..
Tor Melepaskan ciumannya pada Wondy sambil menusukan penisnya sedalam-dalamnya dalam vagina WonderWoman sebelum dia menembakan Spermanya dalam vagina WonderWoman,..Tor tampak puas mendengar jeritan WonderWoman..
“OH HEEEEERRRRRAAAAA!” WonderWoman menjerit saat Sperma Tor menyembur dalam vaginanya, sekali lagi mengantar dirinya mencapai organsme..
SuperGirl mengerutu saat dia dijatuhkan oleh tentakel-tentakel itu, dia dapat merasakan tentakel-tentakel itu mulai melepaskan dirinya, samara dia melihat kearah Ranjang besar itu, dilihatnya Tor yang mulai meninggalkan tubuh WonderWoman yang nyaris tak sadarkan diri dan mulai mendekati dirinya…
“Aughhhhhh!” Supergirl menjerit saat Tor menjengut rambutnya dan menariknya kea rah WonderWoman…
Tor mendorong kedua Jagoan itu berlutut di hadapannya, menjengut rambut keduanya dan mendekatkan wajah mereka pada selangkanganya..
“Hisap budak-ku hisap !!!!” Bentak Tor
Kedua Jagoan itu getir dan mulai mencium dan menjilati penis itu, keduanya tampak ketakutan sementara Wonder woman berkonsentrasi menyepong penis Tor, sementara Supergirl memberikan kemampuan terbaiknya menjilati buah Zakar Tor…
Sue bagaikan mendapatkan Uang 1 triliun saat robot-robot itu meninggalkan tubuhnya, namun sebuah bel berbunyi, sesaat kemudian giliran tentakel-tentakel mengangkat tubuhnya, dan kembali mengerjai tubuhnya yang telah kelelahan.
“UGMMMMMMMH!” Sue menjerit saat tentakel-tentakel bionic itu mulai mendekati kedua lubangnya, sesat kemudian, kedua tentakel itu sudah menyeruuak masuk dalam vagina dan anusnya, bebrapa detik cukup untuk mengantarkannya ke jurang kenikmatan, membawanya ke klimaks lagi dan lagi.
Lara bahkan sudah tidak tahu lagi mana atas dan bawah, Sementara tentakel-tentakel it uterus menyemprotkan cairannya ke seluruh tubuhnya, ke mulut, vagina dan anusnya, seluruh tubuhya penuh dengan cairan aneh itu..Namun dia sudah terlanjur pasrah tanpa mampu melakukan apa-pun.
Supergirl dan WonderWoman pun tak terlalu jauh berbeda nasibnya, mereka menggunakan mulut dan lidahnya demi kepuasan Tuannya, sementara Wondy berkonsentrasi pada penisnya, SuperGirl mengerjai buah Zakar Tor, demi memberikan service yang maksimal…
Tor menatap dengan penuh kepuasan, gadi pirang dan berambut hitam, keduanya sedang melayaninya, di sekelilingnya pun, kedua seuperhero lainya tak berdaya menghadapi alat-alatnya seksnya…
“Jangan Khawatir budakku,” Tor tertawa, “Aku akan memberikan mu kursus penuh setelah oral seks ini.”
WonderWoman menarik keluar penisnya, menjilati batang yang panjang dan lebar itu dengan penuh gairah, menjilati zakarnya sebelum kembali memasukannya dalam mulutnya, berulang diulanginya demi memberikan kepuasaan maksimal bagi tuannya..
SuperGirl pun tak kalah laparnya, esekali bergantian dia menyepong Tor, sambil tangannya tak pernah absent mengerayangi buah zakar tuannya. Sesekali berdua dengan Wondy dia memberikan perhatin penuh pada kepala penis Tor, beberapa menit berlalu hingga penis Tor mengeras luar biasa, mereka tahu apa yang harus mereka lakukan dan membuka mulutnya lebar..
“AHHHHHHHHH!” Tor mendesah nikmat, ketika dia menumpahkan spermanya pada mereka.
Kedua super hero itu membiarkan mulut mereka terbuka lebar dan menelan sperma yang luar biasa banyak itu..Mereka begitu menikmati tetes-tetes sperma yang menyembur ke wajah mereka… Keduanya terjatuh keras, berlutut penuh kelelahan dan nafas yang memburu, Keduanya merintih saat Tor mulai mendekati Lara , membebaskannya dari kursi siksaan dan mendorongnya ke sofa.
Yang dapat dilihat oleh Lara hanyalah langit-langit yang berputar, dia menjerit kecil saat Tor mendorong kepalanya ke bagian bawah sofa,,jagoan cantik itu hanya dapat menjerit kesal dalam hatinya, sambil menghapus, cairan yang ada di bibirnya dan menunggu, dalam keadaan tak karuan pun Lara tahu apa yang akan terjadi…
“UGHHHHHH!” Lara menjerit kecil saat penis monster itu menerobos masuk, vaginanya yang sudah cukup basah, tangannya mencari tempat untuk bertumpu, menjepit ujung sofa, sambil menahan rasa sakit, menghilangkan rasa takut akan rasa skit yang akan segera dialaminya, namun langsung pudar saat Tor mengenjot vaginannya…Lara pun hanya dapat menjerit sejadinya, sekerdar melampiaskan rasa sakitnya..
WonderWoman dan Supergirl hanya dapat diam menyaksikan Alien itu mengerjai Lara, mengangkat pantatnya lebih keatas hingga memudahkannya untuk memacu Lara Croft, Keduanya masih dapat merasakan betapa sakitnya saat Tor memperkosa mereka hingga tak menyadari saat tentakel-tentakel mulai mendekati mereka….
“AHHHHHHHH!” Supergirl langsung menjerit saat dua buah tentakel mengangkatnya keudara, dan hanya dapat menyaksikan dengan penih kegetiran saat tiga buah tentakel lagi mulai mendekatinya dan membentangkan kedua pahanya serta membuka mulutnya…
WonderWoman melihat sekelilingnya menyaksikan dua orang super hero melayang diudara dan diperkosa oleh mesin-mesin gila yang begitu brutal mengerjai mereka..Tiba-tiba dua buah robot menangkapnya dan mendorongnya.
“Oh Heraaaaaaaa!” Wondy menjerit tiba-tiba dijepit oleh dua robot, penis plastic mereka didorong masuk ke vagina dan anusnya..Sang ksatria Amazon pun hanya bisa mendesah dan menjerit saat kedua robot itu mulai mengerjainya….
“AUGHHHHHHHHH!” Lara menjerit saat Tor mulai menembakan spermanya dalam vaginanya,,Lara terjatuh kelelahan, dan berusaha bernafas mencari udara yang bergitu langka saat Tor memperkosanya,…Lara sedikit merasa lega saat Tor mencabut penisnya , dia dapat sedikit menikmati waktu senggang itu, namun tak lama karena Tor langsung memasukan penisnya dalam mulut Lara, Sementara Tor kembali memasukan penisnya dalam Anus Lara, membuat Gadis cantik yang tak berdaya itu menjerit kesakitan, sementara Lara mulai tak sadarkan
Sue dan Lara menjerit sejadinya saat gelombang organsme dahsyat kembali menghajar mereka, keduanya kelelahan dan taka sadarkan diri, wajah mereka penuh dengan kenikmatan…
WonderWoman pun mulai merasa tak sadarkan diri, namun dia masih belum mau menyerah dan berusaha membuka matanya lebar, namun sebuah organsme mengantarkanya ke kegelapan total…
SuperGirl terbaring di lantai sementara tubuhnya seolah sudah mencapai puncak kelelahan, lemah dia menatap kearah Tor yang berdiri di hadapannya…
“Ya Tuhan tidak.” Dia menjerit saat Tor menariknya ke atas ranjang.
Tor berjalan keluar ruangan, berhenti sesaat melihat ke-4 jagoan cantik yang telah dikalahkannya. WonderWoman terdiam di sudut ruangan sesekali membersihkan sperma di dada dan wajahnya, SuperGirl terdampar dia atas ranjang bagaiakan kehilangan semangat hidupnya,Lara penuh dengan cairan di sekujur tubuhnya , terduduk tak berdaya diatas kursi…Sementara Sue lemah menatap langit-langit ruangan..Semuanya tampak lemah tak berdaya setelah berjam-jam penuh dengan Seks
“Beristirahatlah para budak-ku, ini baru awal dari segalanya.”