Aki mengigit bibirnya dan mulai mengeluh, tatapannya menerawang memikirkan hal-hal yang mungkin terjadi, hampir satu bulan berlalu, sejak kejadian hilangnya Page tanpa jejak. Voltron dan semua teknologi yang dimiliki olehnya tetap tak berhasil menemukan satu pun petunjuk, ia seolah menghilang begitu saja,..

Bahkan tak ada satupun petunjuk yang dapat membuktikan kalau Page masih hidup atau sudah meninggal, smbil melihat pantulan tubuhnya dari cermin di kamar mandi-nya,.. Tubuh Aki begitu sempurna,kulitnya yang berwarna putih indah, bukan pucats eperti kulit orang barat, ia memiliki semua keindahan ras-nya, kecuali mata-nya yang berwarna kehijauan, tubuh yang indah dengan bokong yang padat berisi, yang membut semua yang melihat-nya tak ingin memalingkan pandangan-nya,,..

Tubuhnya indah, terlebih bagian payudara-nya yng jauh lebih berisi dibandingkan gadis-gadis Jepang pada umum-nya,..tidak terlalu besar, namun cukup untuk memancing perhatia para lelaki,..

Selesai membersihkan tubuh-nya, Aki keluar dari Kamar mandi itu dan menuju kamar tidurnya, pelahan ia mengambil seragam sekolahnya dari lemari kamar-nya dan mulai mengancingkan seragamnya yang terbuat dari bahan katun putih dengan rok berwarna hitam, sekilas pakaian mirip dengan seragam pelaut, ia mengenakan Bra-nya yanh sdikit ktata, membuat payudaranya tertekan indah,. Sebelum memakai dasinya dan menggulung rambutnya membentuk Ponitail,.. senuhan terakhir dengan lipstik merah muda yang menyempurnakan kecantikannya,..

Sayngnya ia tak pernah Tahu ada seseorang yang terus mempehatikannya sejk pagi tadi, setiap detik, dan setiap saat terus memicingkan matanya menikati pertunjukan gadis cantik itu,.. ia menarik nafas panjng sebelum meyakinkan hatinya, hari ini adalah saatnya ia menjalankan semua rencana-nya itu

Aki berjalan di sebuah jalan setapak, mengendong Tas sekolahnya sementara pikirannya terus melayang memikirkan Page, ia hanya berharap sahabatnya itu baik-baik saja, Jo berpendapat kalau ini pekerjaan mafia penjualan Gadis-gadis, namun Voltron meyakinkan tak ada satu pun tanda kehadirannya di muka bumi

Jadi dimana dia ??

“ Aki .”

Aki berbalik dan mencari sumber suara itu, ia tak percaya dengan apa yang dilihatnya, Page berdiri tak jauh dari-nya, ia mengenakan Pakaian ketat berwarna merah muda, dengan perut yang dibiarkan terbuka, gadis cantik itu melambaikan tangan kearahnya,.. Aki lansung berlari karah temannya itu, saat mendekat ia baru menyadari temannya itu mengenakan sebuah Kalung berwarna Pink,.. seperti yang biasa digunakan oleh para budak,..

“ Page, dimana kamu ?? …”

Aki tak pernah menyelesaikan ucapannya saat sebuah cahaya kilat berwarna hijau, membuat-nya terjatuh dalam kegelapan

“ Kita mendapatkannya Tuan,.. “ Page tersenyum Puas “ Apakah kau akan membuatnya seperti aku ?? “

“ Tentu saja Budak-ku Page,. “ Lord Deviant tersenyum, sambil melangkah ke tas sekolh Aki dan mengambil Power Bracernya, ia mengambilnya dan mengantunginya,..

Aki tersadar, ia masih sedikit binggung namun cukup untuk menyadari keadaanya yang terkurung dalam sebuah penjara gelap, kedua tangannya terikat keatas, sebuah besi lain berada tepat di punggungnya hingga dadanya membusung kedepan, ia tak percaya Page menjebaknya dan membuat ia merinkuk dalam tahanan ini,..

“Hey!” Ia mengancam, “ Lepaskan aku, aku mengingatkan mu, kau akan menyesal “

Aki berusaha terlihat berani, meski sebenarnya penuh dengan rasa takut

“ Kau suka pakaian-mu ?? “Deviant tersenyum saat ia melangkah mendekat ke buruannya itu, “ Sepertinya ku kepanasan tadi, jadi kulepas saja jaket-mu “

Aki melihat kebawah, dan sedikit tenang sat ia meliht tubuhnya masih terbalut pakaian seragam-nya,..

Deviant mendekat, dan langsung meremas payudara Aki…

“ Kamu punya dada yang lebih besar dari sebagian gadis-gadis Jepang ya, Tak terlalu besar tapi lumayan juga ditangan rasanya,.. “

“ Lepaskan tangan-mu, kau bajingan!”

“ Oooo, Aku tak berfikir seperti itu, kurasa aku malah baru mulai dengan mu “

“ Ya Tuhan, kau tak akan pernah berani “

“ Sayangku, aku adalah seorang penjahat yang ingin menghancurkan planetmu, dan pstinya sekdr memperkosa-mu itu bukan-lah hal yang besar kan,.. “

“ Tolong jangan,.. aku masih peawan, aku baru 19 tahun “

“ 2 alasan yang hebat, mengapa kau ingin mendapatkan-mu, tenanglah aku yakin kamu pasti akan menyukai-nya”

“ Tak akan pernah !! “ Aki berteriak, namun ia sadar tak ada yang menolongnya melepaskan dirinya dari Alien ini,…

“ Kawan-mu ini begitu menyukai saat aku menyetubuhi-nya, iya kan Budak-ku,.. ?? “

Aki tercekat saat sahabatnya berjalan mendekat, dengan pakaian yang lebih mirip pelacur, stocking hitam dan sepatu hak yang membuatnya seperti seorang dominatix

“ Apa yang kau lakukan padanya, Dia dia terlihat begitu berbeda ,.. “

“ Dia budak-ku dan mau melakukan apapun yang aku inginkan “

“ Page !! Dengarkan aku, kau adalah Power ranger, lawan dia,.. !! “

“ Aku pernah menjadi Power ranger, tapi sekarang aku tak lebih dari sekedar Budak dan aku hidup untuk melayani Tuan-ku, dn kau pun begitu Aki, Oh percayalah ini jauh lebih menyenangkan disbanding bertempur dengan Monster-monster,. “

“ STOP! ” Aki berteriak , ” Aku tak kan pernah mau menjadi Budak,.. HMMM ! “

Perkataan Aki terpotong oleh ciuman Page, matanya terbelalak tak percaya saat ia merasakan Page yang berusaha menghisap lidahnya,…

Lord Deviant tersenyum, sementara ia mulai melucuti pakaian Aki, membuka kancingnya satu persatu,

Aki hanya bisa pasrah menerima lidah yang sedang mengisi mulutnya itu, sementaa ia merasakan seseorang melepas pakaiannya dan menarik lepas Bra-nya,.. ia tercekat st seseorang memilin putting payudaranya itu

“ Mainkan Payudara-nya sayang,.. “

Page membuka mulutnya dan mulai mencium wajah Aki, sementara perlahan mulai memainkan lidahnya pada putting payudara Aki yang sedang dipilin oleh

“ Page, tolong jangan, kumohon, tolong aku,.. Mmmphhh “

Rintihan Aki tertahan oleh lidah Deviant yang mulai mengisi mulut Aki, ia menjerit dn menangis, namun selluruh tubuhnya sedang dikerjai oleh kedua orang itu, yang begitu asyik mengerjai tubuhnya, memberikannya rangsangan-rangsangan nikmat yang membuatnya terus menggelinjang-gelinjang nikmat,..

“ Ya ampun, “ aki memohon pada Deviant saat Deviant mulai mencium dan menjilati Page dari wajahnya smpai ke payudara-nya,.. Gadis cantik itu tak pernah melihat dan merasakan yang seperti itu sebelumnya dan mulai memalingkan wajah saat Page dan Deviant berciuman,..

Namun sesaat kemudian Deviant mengalihkan perhatiaanya pada Aki,. Alien biadab itu menyusu di payudara Aki yang begitu kenyal, sambil sesekali mengigit puting payudara-nya, tangannya ikut menari-nari sambil meremas-remas payudara itu,..

“ Hmmm , Jangannnn .. “ Aki merintih saat kedua payudaranya itu dihisap dan dijilati sesekali remasan tanan Deviant membuat Aki menjerit nikmat,..

Entah sudah berapa lama berlalu, yang dapat dirasakannya hanya rangsangan-rangsangan yang terus membuatnya mendesah-desah smbil berusaha melepaskan diri dari cengkraman alien gila ini…

“ Berhenti, aku mohon, oohh,.. berhenti”

“ Hangat kan teman-mu Page.”

“ Terima Kasih Tuan.” Page mengganguk.

Perlahan Page menggerakan lidahnya, membelai perut Aki yang rata, Ia tersenyum melihat Celana Dalam Aki yang berwarna putih polos, dan menekan dua jari-nya ke Vagina-nya,…

“ Oh, jangan Page. Ini menjijikan ”

Aki tak dapat menghidari jeratan tangan dan lidah yang begitu lapar mengerjai dirinya,. Page berdiri dengan tatapan mata penuh Nafsu, dan langsung menjilati vagina Aki yang ditumbuhi bulu-bulu halus berwarna hitam itu,..

“Aiiiiii! Tidak-tidak.” Aki memekik, “ Tolong hentikan .. “

Sedetik kemudian, Page tampak menjilati vagina Aki dengan begitu bahagia, ia menjilati vagina itu, sementara lidahnya menari-nari, sambil sesekali menekan masuk lidahnya dalam vagina Aki..

Aki menjerit nikmat, ia tak pernah merasakan kenikmatan seperti ini sebelumnya,.. kombinasi antara payudaranya yang sedang dijilati dan dihisap di tambah lagi vaginanya yang distimulasi oleh lidah Page benar-benar membuat Aki kesetanan, dan ia ingin merasakan lebih lagi,..

Bagaikan membaca pikirannya, Deviant berhenti mengerjai payudara Aki dan mulai membuka jubah-nya,..

Aki menatap takjub pada penis yang begitu besr dan sesaat lagi akan mebelah tubuhnya,…

Page mulai menciumi dan menjilati wajah dan bibir Aki, sementar tangannya memainkan sepasang dada Aki

“ Ini akan berjalan begitu nikmat,. Kau akan menyukainya,.. “ Page berbisik, sambil mulai menjilati telinga Aki

“ Ya ampun tidak”’

Deviant bergerak diantara kedua kakinya, dan mulai mengarahkan penisnya ke mulut vagina gadis itu, dalam satu kali tusukan kuat, penis itu tenggelam dalam tubuh Aki..

“AWWWWWWWW!” Aki menjerit saat kehilangan keperawananya.

Deviant mulai menggenjot Aki, penisnya keluar masuk demikian cepatnya ditambah lagi penisnya yang begitu besr mmbuat Aki meraung-raung antara nikmat dan rasa sakit,..Deviant menurunkan tangannya dan meremas-remas bokong Aki,..

Page menggerakan lidahnya ke seluruh wajah Aki sementara tangannya memilin-milin puting payudara

“ Ayolah Aki, berikan aku ciuman-mu, ayo kemarikn lidah-mu,.. “ Page meminta

“ Oh tidak, itu menjijikan, Oh Tuhan.. “

Untuk pertam kali sepanjang hidupnya, ia merasakan Organsme, perasaan itu membuatnya kian bergairah, namun ia tak perlu menunggu lama untuk mendapatkan kliamks selanjunya,..

“ Ayolah sayang, ayo kemari sayang “ Page merayu.

“ Ti-Tidak akan “ Aki menolak.

“ Aw ayolah dasar murahan, berikan teman-mu itu yang dia minta, ayo julutkan lidah-mu. “

“ Aku bukan Pelacur, tidak.. “ Aki mendapatkan sebuah Oragansme lagi, yang membuatnya lupa kalau ia sedang disekap oleh musuh besarnya,.. ia memalingkan wajahnya dan mencium Page.

Lord Deviant tertawa saat menyaksikan kedua gadis cantik itu saling berciuman dan mulai mengoyangkan pinggulnya menyetubuhi Page dengan segala yang ia punya,..

“ MMMMMMMM! ” Aki mendesah dalam mulut Page

Page menarik bibirnya dan tersenyum..

“ Kamu suka sayang ??”

“ Lagi, lagi,…” Aki memohon

Ia menjerit saat ia mencapai klimaksnya lagi, terlebih lagi serbuan Organsme yang berulang-ulang mulai membuyarkan pikirannya,.. ia menjelurkan lidahnya keluar dan membiarkan Page melumat lidahnya

Deviant menekan penisnya masuk,…

Aki tersentak kebelakang, wajahnya menegadah keatas dan menjerit nikmat.

Page dan Deviant, tersenyum melihat reaksi Aki.

“ Kupikir ia pasti begitu menikmati-nya.” Deviant tertawa

Jo, Tanya dan Maria duduk di ruangan Control sementara Voltron melayng di sebuah latar diatas mereka..

“ Seperti apa yang terjadi pada Page.” Tanya mengambil kesimpulan.

“ Ia menghilang begitu saja.”

“ Ini sungguh aneh, kita belumpnah menghadapi pengecut seperti ini yang hanya berani bersembunyi menghadapi kita,.. yang ia lakukan hanya mengambil kita satu persatu,.. “

“Okay.” Maria berkata, “ Tapi ini akan sangat membuat segalanya lebih mudah bila kita tahu, siapa yang sedang kita hadapi,.. “

Deviant dan Page membelunggu tangan Aki, dan menariknya keluar ruangan

“ Tunggu, jangan lagi, kumohon.”

Keduanya menjatuhkan tubuh Aki, dan melepas pakaian mereka, Aki masih terlalu lemah dari pemekosaan sebelumnya, ia hanya dapat bersender di sebuah tiang besi, sedtik kemudian pahanya kembali direnggang-kan, sebelum tubuhnya dibalikan oleh Deviant, dan menguncinya dalam posisi demikian, membuat bagian Anusnya berada diatas,..

“ Apa yang akan kalian lakukan ? ” Aki bertanya dalam keputus asaan

Page menunduk dan memberikan Aki sebuah ciuman.

“ Perlahan kamu pasti menyukainya, seperti aku dulu.” Page tersenyum sambil mulai memainkan payudara Aki, dan memberikan sebuah ciuman tepat di putingnya

“ Page, kumohon jangan, tolong aku.”

Deviant meremas bokong Aki dan tertawa.

“ Jangan terlalu berharap Ranger.” Deviant Berkata sambil mulai memainkan bokong Aki itu, meremas sambil sesekali menamparnya,

Aki tersadar dan tahu apa yang akan datang selanjutnya.

“ Jangan, jangan jangan, kumohon jangan disitu !” Aki memohon-mohon

Namun perlahan ia dapat merasakan Deviant mulai membelah-nya, jemari Deviant mulai ditekan masuk dalam lubang anusnya, ia mulai menanis tersadar tak ada stu pun yang dapat menyelamat kan-nya, Page satu-satunya temannya disini, malah sedang asyik, memainkan dan menghisapi payudaranya seperi binatang yang lapar…

“AWWW” Aki menjerit saat 2 jari Deviant mulai ditekan-kan, Tolong jangan, kumohon ya Tuhan “

Page kembali mencium dan muli mengigit di perutnya, lidahnya menari-nari dan sesekali menyelusup di pusar-nya..

Aki menjerit saat 2 buah jemari lagi menusuk masuk dalam anusnya, ia menutup matanya merasakan jemari itu mulai keluar masuk, sementara Page mulai menjilati dan menghisap di vagina-nya…

“ OH, OH, OH,” Aki mendesah, “Page, jangan kumohonn!”

Aki sedikit tenang saat jemari Devint meningalkan tubuhnya, namun hanya sesaat saat tersadar jemari itu digantikan dengan sesuatu yang jauh lebih besar dan keras, Penis Deviant sudah berada tepat di lubang Anusnya

Deviant mendorong penisnya yang begitu keras dan besar itu, menekan masuk dalam anus Aki, dan begitu menikmati bagaimana Anus Aki meremas penisnya di dalam sana..

“ Ya Tuhan “ Aki menjerit saat penis itu terdorong masuk .

Aki menjerit dan mendesah saat penis Deviant yang begitu besar itu bergerak keluar masuk dalam anus-nya,. Tubuh gadis itu terlontar-lontar saat meremas penis Deviant terus memompanya dengan kuat dan cepat ditambah lagi Page yang terus menjilati vagina-nya memebuat Ia terlontar-lontar keenakan, merasakan kenikmatan yang belumpernah ia rasakan sebelumnya,.. tangan Deviant mulai bergerak dan meremasi payudara-nya seseklai menarik-narik putingnya…

“ OH! UGH! MMM! ” Aki mendesah

Page membuka vagina aku dan memainkan lidah dan jemarinya di dalam sna, sementara Aki terus mengerang-ngerang nikmat,. Deviant terus memompa penisnya keluar masuk dalam anus Aki, Anuss Page meman luar biasa, namun Anus Aki begitu menjepit penis Deviant di dalam sana, ingin rasanya ia memompa Aki terus, mendengar jeritannya namun tanpa terasa ia memuntahkan spermanya,..

Aki dapat merasakan sperma yang masih begitu hangat itu meleleh dalam anus-nya terlebih saat itu ia mencapai organsme yang terhebat sepanjang permainan mereka, ini seprti sebuah ledakan kembang api di kepalanya,.. dan ia ingin mendapatkan lebih lgi dri sebelumnya

“ Ya Tuhan, Ya Tuhan, Ya Tuhan “ Hanya itu yang bisa terucap dari mulut

Deviant mencabut penisnya, dan berpindah kedepan Aki, Aki begitu berkeringat dan desahannya masih mengisi ruangan itu,.. Deviant menarik Ponytailnya dan menusukan penisnya di mulut gadis itu “ MMMMPH! ”

Untuk pertama kalinya Aki merasakan rasa sebuah penis di mulut-nya dan tanpa harus diperintah lagi ia mulai menjilati dan menghisap batang penis itu, tanpa sedikit pun ras jijik, meski sama sekali tak beraturan

Page berdiri di samping Tuan-nya dan berkomentar,.. “ Ia tak terlalu Bagus “

“ Ia akan belajar, kau yang akan mengajarkannya “

“ Baiklah Tuan.”

“ Sekarang contohkan bagaimana Oral yang terbaik, budak-ku,.. ”

Page berlutut dan mulai menjilati penis Tuan-nya mulai dari batang kemaluannya sampai ke buah zakarnya,…

2 minggu kemudian, Jo terlihat duduk di kursi dalam ruang tidur Aki, ia berusaha mencari jejak yang tertinggal, namun tak menemukan satu pun, ia menatap poster Star Trek di kamar Aki dan tercekat oleh apa yang tiba-tiba terlints di pikirannya,..

Ini tak mungkin…

####

Deviant terbaring di atas ranjangnya, ia menikmati bagaimana Aki memberikan-nya Oral Seks kelas 1, sementara Page menciumi Deviant ke sekujur tubuhnya,.. Ia tak terlalu heran Aki bgitu mudah ditaklukan, ia melihat rasa takut saat pertama kali menatap mata Aki,..

Aki menggerakan lidahnya naik turun membalur penis majikannya,. Ia membuka mulutnya lebar-lebar dan mulai menelan penis itu dalam mulutnya,..

Page menggerakan lidahnya ke dada Aki, memolesny dengan lidahnya meremas kedua payudaranya itu dan mulai menarik-narik puting payudaranya itu..

Deviant menyaksikan kedua budaknya itu sedang asyik bergumul

“ Budak-ku Page, kemarilah, berikn aku Dada-mu yang besar itu,..”

Page segera melupakan payudara Aki dan melompat kearah tuan-nya, ia berlutut mendekatkan payudara-nya ke mulut tuan-nya, sementara Tangan Deviant mulai meremas-remas Payudara Page, sambil seseklai menjilati dan menghisapi payudara Page

“ Sesuatu yang membuat tak terlihat ?? ” Voltron berfikir, “ Sesuatu yang sangat mustahil. ”

“ Tapi aku yakin, yakin sekali.” Jo berkata, “ Ada sebuah Kapal yang tak nyata di luar sana, dan aku yakin Page dan Aki disekap disana..”

“ Tapi siapa yang menyekapnya ??” Tanya bertanya.

“ Kita semua tahu siapa,…” Maria yakin dengan perkataanya.

“ Lord Deviant.” Jo pun sependapat dengan pendapat temannya itu,.. “ Mereka berada ditangannya “

“ Jika memang Deviant dibelakang semua ini.” Voltron said. “ Ia akan melakukan lebih dari sekedar menahan mereka “

“ Apa lagi yang akan dilakukannya ?? ” Maria bertanya,namun ia takut mendengar jawaban-nya.

Page berlutut dihadapan Tuan-nya, mengenakan Corset berwarna Pink, dengan sepatu Boot panjang, Aki pun berluut di hadapan Deviant, dngan pakaian senada kecuali waran yang dipilihnya lebih bernuansa kuning terang,..

“ Siapa yang harus kau layani budak ?? “

“ Hanya Kau Tuan -ku.” Aki menunduk menjawab-nya.

“ Page sudah memberitahu-mu tentang rantai kesetiaan ini kan ?? “

“ Ya Tuan dan aku berharap dapat memakainya,.. “

Lord Deviant memberikan Aki sebuah Ranti dengan sebuah batu berwarna kuning di tengahnya, Page membantu Aki mengenakannya, dan keduanya kembali berlutut di hadapan tuannya

“ Budak-ku, apakah kau mau membantu Tuan-mu ini untuk menangkap dan melatih teman-teman-mu itu ?? “

“Ya Tuan, aku akan mengabdi pada mu,.. Aku bersumpah “

“ Kalian berdua akan melayani-ku.”

Kedua budaknya merambat naik., Page berhasil mendahului Aki, mendapatkan penis Majikannya itu, dan langsung menghisap penis itu, sementar Aki mengalah dan mulai menjilati buah zakarnya dengan lidahnya,..

“ Budak Seks !! ” Tanya menjerit tak percaya, “ Tidak akan, aku tak akan pernah mau menjadi Budak-nya,..”

“ Kau Yakin ?? “ Tanya Maria, “ Maksud-ku mungkin dia hanya akan memenjarakan kita,.. ”

“ Ya, tertangkap dan terpenjara daripada harus dipermalukan, dan diperkosa mahluk itu,..“

“ Lalu apa yang akan kita lakukan ?? “ Tanya terdengar binggung

“ Seperti yang kukatakan, dia mengambilnya saat kita berpencar,jadi selalu bersama, dengan Bracer selalu siap, sehingga kita bisa saling berhubungan dan siap melawan,.. , aku bertaruh ia akan mengembalikan Aki dan Page saat kita berhasil mengalahkannya,..”

“ Tolong Ranger.” Voltron mengingatkan, “ Kita sama sekali belum yakin, siapa dia, dari apa yang kudapatkan, Lord Deviant harus kembali ke planet-nya,.Bahkan aku memperkirakan kita sedang menghadapi musuh baru sekarang,.. Jadi jangan terlalu mengkawatirkan tentang perbudakan “

Lord Deviant duduk tenang di ats kursi kekaisarannya, sementara kedua budaknya tampak sibuk berdebat tntang siapa yang pantas mereka tangkap selanjutnya, Deviant menarik Page, yang langsung mencium-nya, sesekali Deviant memainkan payudara budaknya itu, sesekali Aki ikut melayani Tuannya, ia sedang begitu terobsesi dengan Oral Seks, dan berusaha menambah kemampuannya

“ Master, Lalu siapa yang akan kita dapatkan selanjutnya “ Page bertanya sambil mencium Tuannya itu,..

“ Sepertinya aku tertarik untuk 2 sekaligus,.. “

“ OOO Tuan-ku, terdengar begitu menarik!”