Sex Data: Joane

Namanya Joane, dia adalah kekasih dari Anthony, temanku waktu kuliah. Seorang bule yang berasal dari Swedia. Wajahnya cantik, tinggi dan berkulit putih dengan rambut bewarna coklat agak pirang hingga melebihi bahu panjangnya. Diluar itu, Joane adalah cewek yang smart dan ramah. Setiap kali Anthony mengajaknya dalam pertemuan dengan teman-temannya yang lain selalu membuahkan iri didalam diri teman-temannya karena kecantikan dan kemolekan dari Joane. Tentu saja Anthony menikmati kecemburuan teman-temannya itu yang nyatanya hanya bisa bermimpi untuk mendapatkan gadis seperti Joane. Anthony adalah anak seorang konglomerat yang mempunyai beberapa cottage dan resort di Bali, Jakarta maupun di pulau-pulau lain di beberapa daerah di Indonesia bagian timur.

Belum lagi tampangnya yang super model (cakep) membuat banyak cewek tergila-gila padanya. Pergaulannya luas dan dia juga dapat fasih berbahasa 3 bahasa asing yang membuatnya disegani oleh teman-temannya. Pasalnya banyak anak orang kaya tapi tolol, tapi hal itu tidak berlaku bagi Anthony, tapi bagiku yang paling aku sukai dari anak ini adalah tidak pernah tanggung-tanggung saat menolong temannya. Jadi wajar saja gadis seperti Joane jatuh hati terhadap pemuda yang perfect seperti ini.

Ketika aku sedang tidur-tiduran di kamar kost Anthony sembari menghabiskan bahan bacaanku yang terakhir berupa komik silat yang kebetulan dikoleksi oleh Anthony, tiba-tiba ada telepon masuk ke handphone ku. “Halo, sapa yah?” sahutku karena nomernya tidak terlihat (nomor pribadi).

“Ini gua dul. Eh gua titip kamar dulu agak lamaan yah. Soalnya mobil gua ternyata harus nunggu lama buat dapat giliran.” Suara Anthony terdengar dari ujung jauh. Dia sebenarnya sedang melakukan check up untuk mobil miliknya setelah mendengar suara-suara aneh saat digunakannya untuk jalan-jalan bersama kekasihnya kemarin.

“Set dah, jangan lama-lama yah. Gua juga butuh makan neh.” Sahutku sembari meletakkan bacaan terakhir yang selesai aku baca. “Loe buka aja kulkas. Disana ada makanan and minuman. Loe abisin aja semua.” Sahutnya enteng lalu menutup teleponnya.

Memang kamar Anthony benar-benar super mewah. Bukan hanya televisi, PC ataupun AC, tapi juga ada dvd player, speaker Altec terbaru satu set, perangkat sambungan internet plus dengan kulkas kecil diujung ruangan yang penuh dengan berbagai makanan (biasanya).

Aku buka juga akhirnya karena aku sudah agak lapar. “Sialan, cuman ada es krim doang sama coklat Toblerone.” Umpatku dalam hati. Mengingat aku tidak menyukai coklat, yah tinggal es krim yang bisa kuembat.

Bingung tak ada kerjaan, akhirnya aku membuka PC milik Anthony sembari browsing di internet untuk melihat-lihat apakah ada yang menarik. Sesaat mataku tertegun pada sebuah icon yang berbentuk imut di salah satu folder di PC Anthony. Jarang-jarang Anthony menyimpan sesuatu yang girlie seperti ini. Lalu aku putuskan untuk melihatnya dan saat terbuka, terlihat sebuah kumpulan username dan password untuk salah satu situs. Lalu aku buka saja situs itu dan menggunakan account milik Anthony, ternyata situs ini menawarkan share harddisk yang memperbolehkan seseorang menjadi member dan menyimpan file-file dalam ukuran besar kedalam wilayah share situs tersebut. Ternyata Anthony menyimpan beberapa dokumen disana. Tetapi yang paling mencolok adalah sebuah dokumen yang besarnya diatas 400 MB. Terang saja aku kaget karena yang lain hanya sebesar rata-rata 1 MB atau 2 MB saja.

Setelah aku membukanya, betapa terkejutnya aku bahwa ternyata file tersebut adalah berbentuk film dalam format kompresan yang setelah dibuka berupa kumpulan beberapa potong film. Tetapi yang mengejutkan adalah film tersebut dibintangi oleh Anthony dengan kekasihnya sendiri, dan aku tak akan terkejut jika film tersebut adalah film normal tetapi ini adalah adegan mesra antara keduanya.

Dalam salah satu potongan film aku dapat melihat bagaimana Anthony berciuman dengan Joane sementara Joane yang saat itu hanya memakai kaus dan celana dalam diremas-remas dan ditelusuri tubuhnya oleh Anthony. Bahkan ada yang lebih panas lagi yaitu adegan dimana mereka bercinta.
Salah satu adegan itu dilakukan di sebuah kamar hotel yang cukup mewah, dugaanku pribadi itu adalah hotel di Bali karena hotel mewah di Jogja tidak ada yang bertema natural.

Adegan itu dimulai ketika Anthony menyalakan handycam nya miliknya dan mendekati Joane yang masih tiduran diranjang. Mereka berciuman dengan posisi Joane dibawah sementara Anthony diatas. Bukan hanya dengan ciuman, tetapi tangan Anthony sudah meraba-raba payudara Joane yang masih terbalut kaus warna biru muda. Sementara itu tangan Joane selain membelai rambut kekasihnya itu, juga merogoh kedalam celana pendek Anthony.

Dipelorotkannya celana pendek itu sehingga keluar sebuah benda yang tak asing lagi, batang kejantanan milik Anthony. Joane sepertinya sudah mahfum benar dengan benda tersebut dan tidak terlihat canggung lagi.

Dengan lembut Joane mengocok batang kemaluan milik Anthony hingga cairan pelumas mulai keluar membasahi batang kejantanan tersebut. Jemari lentik Joane terlihat sangat piawai untuk hal yang satu ini. Anthony yang sudah mulai tak dapat menahan diri langsung saja membuka kaus biru milik Joane yang ternyata tidak memakai bra tersebut dan segera terlihat pemandangan yang sangat hot, payudara Joane yang putih mulus dan ukurannya cukup besar itu. Dengan putingnya yang bewarna kemerahan tersebut, lelaki manapun juga akan ngiler dibuatnya. Mulut Anthony langsung melahap buah dada pacarnya itu dengan rakusnya, sembari dijilatinya bagian puting Joane hingga keluar suara desahan dari mulut Joane yang cantik itu.

Belum puas dengan itu, Anthony langsung membuka celana dalam Joane yang kala itu menggunakan semacam G-string walaupun bentuknya sedikit mirip underwear biasa namun kecil. Sedetik kemudian muncullah pemandangan indah, vagina Joane yang ditutupi bulu kemaluan yang halus dan tipis tercukur rapi walapun tidak begitu jelas karena fokus kamera.

Anthony yang waktu itu segera melepaskan celana pendeknya langsung menindih Joane lagi. Kali ini batang kemaluannya langsung diarahkan kebibir vagina Joane sembari berbisik-bisik ketelinga Joane sesekali sambil menciumi leher kekasihnya itu. Tak puas dengan itu saja, payudara Joane-pun tidak lepas dari jarahan tangan dan bibirnya. Entah berapa lumatan dan jilatan yang sudah dia lakukan kepada payudara kekasihnya itu sehingga buah dada Joane memerah dah basah oleh cairan liur Anthony.

“Arghh…akhh..” Desah gadis ini saat bibir kemaluannya digesek-gesek oleh batang kejantanan milik Anthony yang sudah mengeras itu. Setelah posisi kamera dirubah oleh Anthony baru aku bisa melihat jelas vagina milik Joane dan memanglah indah bentuknya. Tercukur rapi dan bibir vaginanya bewarna merah muda nampak sangat basah karena rangsangan sebelumnya dari sang pacar.

Entah karena sakit atau nikmat, Joane berteriak dan medesah keras ketika batang penis milik Anthony menyeruak masuk dengan cepat melewati bibir vaginanya dan langsung menghantam dinding rahim gadis ini. “Akhh…ohhh..akhh..God..ohh…babe..” Racaunya tak karuan ketika Anthony mulai menggenjot tubuhnya dengan cepat. Sepertinya walaupun cewek ini cewek bule namun butuh waktu juga untuk menyesuaikan goyangan penis Anthony yang nota bene adalah orang Indonesia yang menurut penelitian ukuran batang kemaluannya harusnya lebih kecil dari cowok bule.

Hanya lima menit Anthony menyetubuhi Joane dengan posisi menindihinya, lalu dia membalik tubuh kekasihnya dan dengan gaya doggy style dia langsung memompanya lagi tanpa ampun. Persetubuhan kali ini nampak lebih brutal dari sebelumnya. Pungung Joane dibuatnya merendah sehingga payudara gadis ini menyentuh kasur sementara pantatnya tetap terangkat untuk dikerjai. Sesekali Anthony melepaskan sodokannya dan dengan cepat dia memasukkannya lagi kedalam liang kewanitaan Joane yang selalu diiringi dengan erangan dari gadis itu, entah karena sakit atau nikmat yang tiada tara.

Dengan gaya ini aku bisa melihat dengan jelas tiap kali Joane disodok kemaluannya oleh Anthony maka payudaranya yang sudah menyentuk bagian atas kasur itu berguncang keras. Kedua tangan Joane mencengkeram erat bantal dan seprei tempat tidur itu. Sesekali erangan keras keluar dari mulut dara cantik ini ketika vaginanya dihajar dengan keras oleh batang kejantanan Anthony.

Puas dengan gaya doggy style, sekarang Anthony membalikkan tubuh Joane sehingga dia diposisikan menungging namun dalam kondisi terlentang. Kedua pahanya diangkat keatas sehingga tubuh Joane melengkung, sampai payudaranya bergelayut menempel mulutnya sendiri. Lalu dari arah samping, Anthony melesakkan penisnya dari arah atas sehingga Joane dikerjai dalam posisi vagina menghadap keatas.

Aku tidak habis pikir, gaya apa yang dilakukan Anthony kepada kekasihnya namun aku tak peduli ketika pandanganku teralih pada sodokan-sodokan keras Anthony yang brutal kedalam liang kemaluan Joane. Terlihat bibir kemaluan Joane sudah semakin terbuka lebar akibat posisinya sekarang dan sodokan brutal Anthony. Sembari menahan kedua tungkai kaki Joane agar tidak jatuh, Anthony mempercepat pompaannya sehingga dalam hitungan beberapa menit saja dia sudah ejakulasi. Anthony mengejang hebat dan membenamkan penisnya dalam-dalam diliang senggama Joane. Saat dia mencabutnya dan Joane kembali terlentang dalam posisi normal baru terlihat cairan putih kental mengalir dari dalam liang kemaluan gadis cantik ini. Setelah menghadiahi ciuman manis dibibir, Anthony lalu mematikan handy cam miliknya.

Pada awalnya menyesal aku tidak membawa flash disk sehingga tidak dapat mengcopy adegan mesra ini, namun dasar lagi untung, akhirnya aku menemukan CD blank dan langsung saja aku copy semua file-file mesum Anthony kedalam beberapa CD tersebut. Berharap dapat aku gunakan sebagai fantasy, apalagi karena aku telah melihat kemolekan tubuh kekasih Anthony yang bule itu, Joane.