Sung Yo Lie

Sung Yo Lie

Sung YoLie Dragon Lady Inferno

Tokyo , Jepang……

Sebuah pesawat mendarat dikota Tokyo, seorang gadis cantik menengadahkan kepalanya menatap langit dikota Tokyo, wajahnya tampak dingin, tanpa sebuah Ekspresipun yang terbersit diwajahnya yang cantik dengan rambut panjang sepunggung yang hitam dan indah.

Sung Yolie, nama gadis cantik itu,

bertubuh Indah Proporsional,buah dadanya yang berukuran sedang tampak keras bersembunyi dibalik Pakaian ketatnya,. Tiga tahun yang lalu Sung Yolie adalah seorang gadis yang periang, lembut, dan ramah,

Ya itu keadaan gadis itu tiga tahun yang lalu, sangat jauh berbeda dengan sekarang, Wajahnya yang cantik tampak dingin tanpa senyuman, sorot matanya tampak tajam, dan dingin.

Sebuah taksi mengantarkan gadis itu kesebuah Hotel berbintang Lima, Sung Yolie mengangguk ketika Resepsionis Hotel itu bertanya sesuatu

“Thank you…”setelah berterima kasih Sung Yolie segera menuju kamarnya.

Gadis itu membaringkan tubuhnya diatas sebuah ranjang yang empuk, matanya terpejam, setelah beberapakali menggeliatkan tubuhnya gadis itu mulai jatuh terlelap kealam Mimpinya, sebuah mimpi yang selalu menyiksa dirinya, sebuah mimpi kilasan balik dari beberapa tahun yang lalu, yang telah merubah kehidupan Sung Yolie yang Indah menjadi sebuah mimpi buruk yang menjadi sebuah kenyataan pahit setiap kali gadis itu terbangun dari mimpi buruknya dan membuka matanya menatap dunia yang kini terasa sepi.

“Arhhhhh….!! “ Sung Yolie berteriak keras, Nafasnya terengah-engah, kemudian perlahan-lahan melambat, Sung Yolie berusaha menguasai dirinya, Entah Apa yang dimimpikan Oleh Sung Yolie.

Gadis itu bangkit dari atas ranjang, tidak berapa lama terdengar suara kucuran air Shower, setelah mengeringkan tubuhnya Sung Yolie memakai pakaiannya, sebuah kaos putih Ketat, dengan rok mini berwarna hitam, dengan langkah Pasti Sung Yolie menuju sebuah tempat, Sebuah discotik, dikota itu.

Mata Sung Yolie mencari-cari seseeorang, ada senyum tipis dibibirnya, ketika melihat seseorang yang baru datang, Seorang Pria berwajah ganteng, bertubuh Atletis, keangkuhan tersirat diiwajah orang itu, Sung Yolie turun dan kemudian ikut bergabung menggerak-gerakkan tubuhnya, mengikuti irama musik yang semakin memanas.

Si Pria Ganteng menatap Sung Yolie, jakunnya bergerak-gerak, menatap bagian-bagian tubuh Yolie yang menantang, Takuya Kimura berbisik kepada Anak buahnya, beberapa Anak buah Takuya menjaga pintu keluar diskotik sambil terus memperhatikan Sung Yolie.

Satu-persatu pengunjung diskotik itu dihampiri oleh Anak buah Takuya, tidak berapa lama pengunjung diskotik itu mulai membubarkan diri atau mungkin lebih tepat dibubarkan secara halus.

Sung Yolie menatap sekelilingnya, Diskotik itu mendadak Sepi, Hanya ada Takuya dan beberapa Orang Anak buahnya. Dengan Santai Sung Yolie melangkahkan kakinya menuju pintu keluar. Langkah Sung Yolie mendadak terhenti, dirinya dicegat Oleh Anak buah Takuya.

“Maaf…, Tuan Takuya ingin berbicara dengan Nona…”

“Aku tidak ada waktu, Maaf…” dengan tegas Sung Yolie menolak,

“Silahkan….,” seseorang memaksa Yolie untuk melangkahkan kakinya kearah Takuya Kimura.

“Duduk…!! “ Anak buah Takuya memaksa Yolie untuk Duduk didekat Takuya Kimura kemudian sambil cengengesan, Ketiga Orang Anak buah Takuya berjaga dipintu keluar.

“Namaku Takuya Kimura,…” Siganteng memperkenalkan Dirinya.

“Sung Yolie….” Yolie menyebutkan namanya.

“Ooo, dari Korea…??” Takuya berbasa-basi sambil menggeser posisi tubuhnya mendekati Sung Yolie.

Cuping Hidung Takuya kembang kempis ketika mencium Aroma harum tubuh Sung Yolie yang lembut dan menggairahkan, Tangan Takuya meraba lutut Sung Yolie, dengan kasar Sung Yolie menepiskan tangan Takuya Kimura. Nafas Takuya Kimura semakin berdengusan, Penolakan Sung Yolie justru semakin membuat Takuya menjadi Penasaran.

Direngkuhnya tubuh Sung Yolie kemudian Diciuminya leher Sung Yolie dengan penuh Nafsu, nafsu Takuya semakin menggelegak karena Sung Yolie tidak melawan, Takuya merasa dirinya merasa diatas angin, berhasil menundukkan Sung Yolie.

Kedua Tangan Takuya menekan Bahu Yolie agar bersandar kebelakang, dengan rakus Bibir Takuya memanguti Bibir Sung Yolie. Mata Takuya menatap tajam Payudara Sung Yolie yang masih tersimpan dibalik baju kaos yang dikenakannya, Perlahan-lahan Tangan Takuya merayapi Tonjolan didada Sung Yolie, Diremasnya kuat-kuat buah dada gadis itu sampai Sung Yolie merintih.

Takuya Kimura menelanjangi Sung Yolie dengan gerakan-gerakan yang kasar dan liar, tidak berapa lama Mata Takuya membelak menatap keindahan tubuh Sung Yolie yang terpampang dihadapannya, wajah Sung Yolie yang cantik ditunjang oleh tubuhnya yang berlekuk indah.

Mulut Takuya menerkam Gundukan Susu Yolie yang putih dan kenyal, diciuminya Bulatan Susu Yolie, Dikecupinya puncak Payudara Sung Yolie dan dikulumnya kuat-kuat Putting Susu Yolie sampai gadis itu melenting-lenting dalam gerakan-gerakan yang erotis.

Lidah Takuya yang kasar dan lancip menggelitiki putting susu Sung Yolie kemudian mengait-ngait putting Susu sung Yolie sampai putting Susu gadis itu mengeras dan meruncing, walaupun Yolie tidak bereaksi namun Takuya tahu dengan Pasti kalau Yolie sedang dalam keadaan terangsang, nafas gadis itu tampak berat, terkadang nafasnya tersendat,

“Ahhhhh……!! “ Yolie tidak dapat bertahan untuk tidak menjerit ketika Takuya menggigit puncak payudaranya dengan gemas. Dengan KAsar Takuya menyibakkan kedua kaki Sung Yolie, Diendus-endusnya harum Vagina Yolie yang Harum, dielus-elusnya rambut Halus yang menghiasi Vagina gadis itu, sebelum mengecup Bibir Vagina Sung Yolie.

Mulut Takuya Melumati Bibir Vagina SungYolie, sesekali Sung Yolie Mendesah keras merasakan lumatan-lumatan kasar dibibir Vaginanya “Ahhhh,, Ennnnnhhhh…., Ahhhhhhh…..!! “

Sung Yolie menengadahkan kepalanya keatas, matanya terpejam-pejam ketika merasakan sebatang lidah mengulasi daging clitorisnya,mengaiti daging mungil Sung Yolie yang membuat tubuh gadis itu berkali menggeliat keenakan. “Ennnhhh…. Crrrrrr….” Tubuh sung Yolie mengejang kemudian menggeliat lemah, NAfas Sung Yolie terkadang tertahan ketika merasakan Sedotan kuat dilubang VAginanya,Mulut Takuya keasikan mengenyoti Lelehan cairan kewanitaan Sung Yolie.

Sung Yolie Menatap sebuah Penis yang teracung Dihadapannya, Penis Itu turun menghampiri Belahan Vaginanya, kemudian bergerak menggesek-gesek belahan Vaginanya , sesekali Sung Yolie menggeliat ketika gesekan-gesekan itu terasa semakin geli dan enak.

“Ahhhhh…….” Sung Yolie Mendesah panjang ketika Kepala Penis Takuya mulai menekan dan membelah belahan Vaginanya.

“Ennhhhh…..!! “ Tubuh Yolie tersentak keras ketika Takuya menyentakkan Batang Penisnya memasuki lubang kenikmatan Sung Yolie yang Seret dan Peret.

“Ennhh…,, Ennhh… Ennnhhh…” Sung Yolie merengek ketika Takuya menyentak-nyentakkan Batang Penisnya dalam sebuah irama yang teratur, Tubuh Yolie terguncang mengikuti Irama hentakan-hentakan penis Takuya.

“Unnnhh…!! Arhhhh “ Yolie mengerang keras ketika Penis Takuya Mengaduki lubang Vaginanya dengan kasar. Takuya meleletkan lidahnya menatap Tubuh Sung Yolie yang kini mulai basah terbasuh oleh lelehan air keringat, kedua tangan Takuya menggerayangi Gundukan buah Susu Sung Yolie, mengusapi Payudara Yolie yang lembut , Hangat dan Basah. Kemudian sambil meremasi kedua Payudara Yolie, Takuya Kimura memacu Batang Penisnya dengan cepat dan kuat, merojoki Belahan Vagina Sung Yolie.

Takuya tampak senang ketika Sung Yolie Merengek kecil akibat Rojokan-rojokan Batang Penisnya yang sangat kasar dan kuat mengocoki lubang Vagina Sung Yolie. “Ennngghhh….,, Cretttt… Crrrtttttttt” sebuah rengekan kecil membuat senyuman diwajah Takuya semakin melebar, Rasa percaya diri Takuya semakin tinggi karena berhasil menyudutkan Sung Yolie mencapai puncak kenikmatan.

Dengan Santai Takuya berbaring diatas bangku Sofa, Sung Yolie menaiki tubuh Pria Tampan itu, Buah dada Yolie terhimpit didada Takuya ketika tangan Takuya memeluk erat-erat Tubuh sung Yolie, Bibir Sung Yolie memanguti Bibir Takuya , gadis itu tampak liar, dan nakal.

Sung Yolie menjulurkan lidahnya kedalam mulut Takuya, dengan mesra Takuya semakin lama semakin lahap menghisapi Lidah Sung Yolie

“Ckkk… Ckkkk… Ckkkkk….” Suara decakan-decakan terdengar semakin menggairahkan dan membangkitkan Birahi.

Sung Yolie menyodorkan buah dadanya pada mulut Takuya, mulut Takuya tampak rakus menggeluti buah Susu Sung Yolie yang menggantung dengan Indah, Takuya terkekeh puas sambil meremas buah Susu Sung Yolie.

Yolie menggeser posisi tubuhnya kini pinggulnya berada diselangkangan Takuya kimura. Tangan Kiri Yolie menggenggam Penis Takuya dan mengarahkan kepala Penis itu Pada belahan Vaginanya kemudian Sung Yolie menekan pinggulnya kebawah dan menduduki Penis Takuya dengan lubang Vaginanya,

“Clepp… Clepppp.. Clepppp….”tidak berapa lama Suara itu terdengar dengan semakin keras ketika Yolie mengayunkan pinggulnya, kedua tangannya bertumpu pada bahu Takuya,kedua Tangan Takuya memegangi pinggang Sung Yolie kemudian menyodokkan Penisnya kuat-kuat keatas setiap kali Sung Yolie menekan Pinggulnya kebawah,

Erangan-erangan Sung Yolie membuat Takuya tambah bersemangat, dengan beringas Takuya menyodoki lubang Vagina Sung Yolie, berusaha mengalahkan gadis cantik itu dan BERHASIL !!!

“Aaaaa….!!.. Crrr Crrrr Crrrrr…….”Tubuh Sung Yolie Ambruk keatas tubuh Takuya, kedua tangan Takuya mendekap bokong Sung Yolie, dan menusukkan Penisnya keatas berkali-kali dengan lembut, Takuya tertawa senang ketika merasakan tubuh Sung Yolie bergetar dengan hebat didalam pelukannya ketika Penisnya mengaduki lubang Vagina Sung Yolie.

Setelah memposisikan tubuh sung Yolie dalam posisi Doggy Style, Takuya mendekatkan Penisnya Pada lubang Anus Sung Yolie…..

“Ennggghhh.. Errrhhhhhh!!!… Arrrhhhhh…..” Sung Yolie mengerang dan merintih keras ketika merasakan penetrasi yang menyakitkan, lubang Anusnya dipaksa merekah, melar sementara sebatang Penis terus berusaha memasuki lubang anusnyadengan paksa.dalam gerakan yang menyentak-yentak tanpa mempedulikan rintihan kesakitan Sung Yolie.

“Plokk… Plokkkk… Plokkkkk….Plokkkk” Suara benturan – benturan Buah Pantat Sung Yolie yang beradu dengan selangkangan Takuya semakin keras terdengar, tubuh Sung Yolie terdorong-dorong maju mundur dalam gerakan-gerakan yang liar, seliar Takuya menyodomi lubang Dubur Sung Yolie.

Takuya menekankan Penisnya dalam-dalam sambil merebahkan tubuhnya menindih tubuh Sung Yolie, kedua tangannya menekan bahu Yolie dan kemudian Takuya menghentak-hentakkan batang Penisnya kuat-kuat.

“Arrrhh…, Ahhhhhh…. Ennnnnhhhh…..” Yolie semakin keras mendesah dan mengerang ketika merasakan Takuya menggenjoti lubang anusnya, terkadang Yolie memekik kecil ketika Batang Penis itu mengocek-ngocek duburnya dalam gerakan yang brutal dan kasar, begitu pedih dan menyakitkan.

“Arhhhhhhh….!! “ Sung Yolie menjerit keras ketika Takuya menggigit bahunya dari belakang “crrrrr Crrrrrrr… Crrrrrrrrrr……” gerakan Takuya berhenti, Penisnya berdenyut-denyut memuntahkan cairan Sprema didalam Lubang Anus Sung Yolie.

Takuya bangkit dari atas tubuh Sung Yolie yang masih tengkurap diatas Sofa,

Kemudian duduk dikursi diseberang gadis itu, Takuya menolehkan kepalanya kearah ketiga anak buahna kemudian mengangguk kecil sambil meneguk segelas Anggur merah.

Tiga Orang sekaligus langsung mengelilingi Sung Yolie, Sikurus menjambak rambut Yolie dan membalikkan tubuh Sung Yolie. Sikekar dan Sigemuk langsung menyusu didada Sung Yolie, tangan mereka meremasi buah Susu Sung Yolie yang kenyal dan lembut.

“Ahhhh…………” Sung Yolie kembali mendesah panjang ketika merasakan sebatang penis kembali membelah belahan Vaginanya, Sikurus mengayunkan Batang Penisnya, merojok-rojok Belahan Vagina Sung Yolie sehingga tubuh Sung Yolie terguncang semakin kuat.

“Ennhhh… Ennhhh Ahhhh Ahhhhh….” Serangan dikedua payudaranya dan Tusukan-tusukan kasar dibelahan Vaginanya membuat Yolie merengek tanpa Daya, Buah dadanya yang kenyal dan membuntal padat menjadi mainan yang mengasikkan, lubang Vaginanya yang sempit dan peret terus digenjoti dengan teratur.

Semakin kuat sikurus menggenjotkan Penisnya, semakin kuat pula tubuh Sung Yolie terguncang, berkali-kali pekikan kecil Sung Yolie terdengar diiringi Suara terkekeh-kekeh ketiga Orang yang sedang menggarap tubuh Sung Yolie yang mulus.

“Ha Ha Ha Ha “ Takuya tertawa lepas menyaksikan tubuh Sung Yolie yang terguncang-guncang dengan hebat akibat Vaginanya digenjoti Oleh Sikurus, buah Susunya bergerak dengan indah, berkali-kali tangan kedua anak buahnya meremasi Gundukan buah Susu Sung Yolie, berkali-kali kedua anak buahnya menundukkan kepala mereka untuk melumati dan mengecupi Buntalan susu Yolie yang semakin mengenyal dan mengeras.

“Ahhhhhhhhhh……, Crrr Crrrrr… Crrrrrr” Ini adalah untuk yang kedua kalinya Sikurus menundukkan Sung Yolie sebelum akhirnya sikurus membenamkan Penisnya sedalam mungkin kemudian meraung dasyat.

Sikekar dan sigemuk menyeret SungYolie kemudian Sigemuk membaringkan tubuhnya diatas Lantai, Sikekar memaksa sung Yolie untuk menduduki Penis sigemuk dengan lubang Vaginanya.

“Orrrhhhh… Auhhhhhhh…..!! “ Sung Yolie meringis ketika merasakan Penis Sigemuk menekan dan membelah Vaginanya dalam hentakan-hentakan kasar yang kuar, belum sempat Yolie membiasakan diri dengan sebatang penis yang tertancap dilubang Vaginanya tiba-tiba ia memekik keras ketika merasakan rasa pedih dilubang duburnya, sikekar dengan paksa menjejalkan batang penisnya, menyodomi dubur Sung Yolie.

Tanpa Ampun Sikekar dan Sigemuk menyodoki lubang Anus dan Lubang Vagina Sung Yolie, Tubuh Sung Yolie terguncang tanpa daya ditengah himpitan tubuh sigemuk dan sikekar, dirinya hanya mamu mengerang dan terus mengerang, terkadang menjerit panjang ketika lubang Anus dan Lubang Vaginanya diaduki dengan kasar Oleh Batang Penis Si Kekar dan Sigemuk, diaduk-aduk kemudian digenjot-genjot dengan kuat.

Sigemuk dan Sikekar terkekeh keenakan sambil terus memacu Batang Penis mereka semakin lama semakin keras dan kencang, tanpa mempedulikan Sung Yolie yang kewalahan ketika lubang anus dan Lubang Vaginanya digenjot dan dirojok oleh Dua Batang Penis sekaligus, Air keringat berceceran dan menetes dengan deras, dari Tubuh mulus Sung Yolie.

“Plokkkk… Plokkkkk….plokkkkkkk…….”

“Clepppp … Cleppppp… Cleppppppppp”

Dua Suara itu terdengar semakin keras dari arah lubang Vagina dan lubang Anus Sung Yolie ketika dua batang penis itu berlomba menikmati Seretnya lubang Anus dan Peretnya lubang Vagina Sung Yolie.

Sikurus melangkah menghampiri Sung Yolie,

“Emmmmm…. Mmmmmmmmm” Mulut Sung Yolie disumpal Oleh Batang Penis sikurus, Sung Yolie mendelikkan matanya ketika Tiga Batang Penis itu menghujam dengan semakin liar. Wajah Sung Yolie sesekali mengernyit ketika Sikurus menjejalkan Batang Penisnya semakin dalam hingga menyesaki kerongkongannya.

Permainan Sigemuk ternyata tidak sehebat tubuhnya yang besar, Kepala Penisnya tiba-tiba berkedut berkali-kali dengan kuat “Crooottt… Croottttt……”

Sikekar Merebut tubuh Sung Yolie dan memaksa gadis cantik itu untuk berdiri sambil sedikit menungging , Diselipkannya Batang penisnya perlahan membelah Vagina Sung Yolie dari belakang.

“Unnnnhhhh,,, Arrrrr Ahhhhhhhh…, Ahhhhhhh!! “ Tubuh Sung Yolie terayun-ayun dengan kuat “Plokkk… Plokkkk… plokkkkk” Suara itu terdengar dalam sebuah irama yang teratur, terkadang terdengar begitu cepat dan keras, Sung Yolie menyandarkan punggungnya kebelakang, ketika Sikekar Duduk diatas kursi tanpa melepaskan kaitan Penisnya dari Vagina Sung Yolie.

Sung Yolie menolehkan kepalanya ketika Sikurus meremasi buah Susunya, sesekali Sikurus menundukkan kepalanya untuk menjilati dan mengecupi Bulatan Susu Sung Yolie yang kenyal, sesekali diemutnya kuat-kuat puncak buah Susu Sung Yolie dan dikait-kaitnya putting Susu gadis itu yang semakin meruncing.

Berkali-kali Bibir Sikurus menyumpal Bibir Sung Yolie, Sikekar mendorong Pinggul Sung Yolie Agar terangkat, Diarahkannya Anus Yolie agar menduduki Batang Penisnya.

“Ouhhhhh…. !! Ngehekkkkk……” Sung Yolie kesakitan ketika sikekar menjebloskan Batang Penisnya sekaligus sedalam-dalamnya.

Sikurus mencekal pergelangan kaki Sung Yolie dan merentangkan kedua kaki gadis itu melebar, Sikurus kembali menancapkan Batang Penisnya kedalam Vagina Sung Yolie “Aaaaa, Aaaaaaaaaaahhh, Owwwwwwwwwwww…..!! “ Sung Yolie mengerang keras, ketika lubang Vagina dan lubang anusnya kembali menjadi bulan-bulanan Batang Penis Sikurus dan sikekar.

Ennhhh.. Ennhhhh…. Crrrr Crrrrrr Crrrrr” Tubuh Sung Yolie mengejang kemudian terkulai tanpa daya, gadis cantik itu digilir bergantian, kadang digarap beramai-ramai, sampai akhirnya Suasana kembali Hening.

Takuya membuka matanya perlahan ketika telinganya mendengar Bunyi telepon….

“Ya,,,, Ehmmm, Siapa ini….”

“Apakah tasku tertinggal disana ?” terdengar Suara Sung Yolie.

“Hhhhh, mengapa kau buru-buru pergi manis, aku masih ingin mencicipi kehangatan dan kemulusan tubuhmu…..”Takuya terkekeh-kekeh.

“Tolong Antarkan Kehotel tempat aku menginap, alamatnya ada didalam tas….” Terdengar kembali Suara Sung Yolie yang lembut.

“Baik.. manis, baikkk……, dan jangan lupa, tolong Hangatkan aku kembali he he he he he he” Takuya terkekeh sambil menyambar tas hitam milik Sung Yolie, tangannya menarik resleting tas Sung Yolie

“Srettttt….. Clikkkkkk…..”

“Boooooommmmmmmmm…….!!!! “TErdengar Suara ledakan yang amat keras, gelapnya malam tiba-tiba diusik oleh Nyala Api yang berkobar-kobar dengan dasyat.

Ledakan dan serangkaian kematian yang misterius membuat polisi menjadi kalang kabut, ada apakah ini gerangan, Sipelaku sangat rapi dalam melakukan aksinya, tanpa sedikitpun tanda bukti yang tertinggal di TKP.

Keadaan berlangsung dengan tenang untuk beberapa minggu, sampai Sung Yolie kembali beraksi , kali ini Sung Yolie akan menghabisi Sikeparat yang terakhir. Sung Yolie mengintai seorang Pria Tampan yang sedang menuju mobilnya, , perlahan-lahan dihampirinya Pria Tampan Itu,

“Kenji ” Sung Yolie memanggil Pria tampan itu

“Sung Yolie….,,,Tunggu…”Kenji berusaha menenangkan Sung Yolie yang menyerangnya dengan membabibuta.

“Tzingggg….Utsss…!!”Kenji buru-buru menghindari pisau kecil yang terlepar dari tangan Yolie.

“Tunggu Yolie…, biar aku menjelaskan semuanya…..!! “Kenji kelabakan menghindari serangan Yolie, sebenarnya merupakan perkara yang mudah bagi kenji untuk membalas serangan Sung Yolie, namun kenji tidak ingin menyakiti gadis itu. Sementara sepasang mata mengintai keduanya menanti kesempatan untuk menghancurkan Kenji dan Sung Yolie sekaligus,

“Yolie… tolong dengarkan aku dulu….” Kenji memohon ketika pada suatu kesempatan tangannya berhasil menangkap pergelangan Tangan Yolie.

“Awassss… Dorrrr….!! “ Sebutir peluru bersarang ditubuh Kenji , Kenji menghalangi peluru itu dengan tubuhnya demi melindungi Sung Yolie, Sung Yolie terkejut dan terkesima, menatap kenji yang melindungi dirinya, bahkan dengan Nyawanya..

“Tidakkkk… Dorrrrr…..”Peluru kedua yang terarah pada Sung Yolie kembali ditahan Kenji dengan punggungnya, kedua tangan Kenji memeluk mesra tubuh Sung Yolie sebelum akhirnya ambruk tanpa daya.

“Ha Ha Ha Ha….” Seorang Pria bertubuh kekar tertawa terbahak-bahak, kemudian melangkahkan kakinya mendekati Sung Yolie dan Kenji, sebuah pistol tergenggam ditangannya.

“Selama ini aku selalu bersembunyi dari kejaran Kenji, kini aku akan menghabisi kalian berdua dan menikmati sisa hidupku yang indah ini” Kojiro terkekeh sambil mengacungkan pintol ditangannya.

“Selamat Tinggal, Dragon Lady, Sung Yolie…” Kojiro tersenyum sinis, diarahkannya Pistol itu tepat kewajah Sung Yolie yang masih terkesima menatap Kenji yang Ambruk dilantai, hati kecilnya bertanya kenapa ? Kenapa kenji masih melindungi dirinya ?

“Yolie…!! Arggggghhh…” tiba-tiba Kenji bangkit dan menyeruduk Tubuh Kojiro,

“Dorrrrr……!!Tzzinggggg……!!! “ Kojiro melotot , sebuah pisau kecil tertancap didahinya, tubuh laki-laki kekar itu tumbang kebelakang.

Nafas Kenji terputus-putus,

“ Kenji…, aku benci, benciiii…!!” Suara Sung Yolie memekik tinggi sambil menatap wajah Kenji , sinar matanya berapi-api.

“Uhukk.., uhukk, Yolie , bukan aku, Sungguh….” Kenji mengeluarkan Handphonenya, kemudian mengarahkan layar Handphonenya kearah Sung Yolie, sebuah rekaman CTV tiga tahun yang lalu, Kenji dikeroyok oleh beberapa orang dilapangan parkir, seorang Pria bertubuh kekar merebut Handphone Kenji dan mengirim sesuatu, sebuah SMS,

“Yolie , Tidakkkk….” Kenji mengamuk membabibuta, kemudian beberapa hantaman dikepalanya membuat ia tersungkur tanpa daya.

“Ahhhhh…..!! “Sung Yolie berteriak kaget begitu mengenali laki-laki dengan segerombolan preman yang tidak dikenal, laki-laki itu Kojiro, segalanya berputar dengan cepat, ternyata Kojirolah yang memaksa Ayahnya untuk menjual perusahaannya dengan harga murah, Kojirolah yang mengadu domba Sung Yolie dengan Kenji. Jadi Kojirolah yang membuatnya tidaksadarkan diri dan menodai kehormatannya, yang sudah membuat perusahaan ayahnya bangkrut, membuat Orang tuanya sakit keras dan akhirnya meninggal ???? Kepala Sung Yolie serasa menjadi berat, kilasan-kilasan balik masa lalu terjadi begitu cepat.

“Kenji….., Kenji…..” Sung Yolie segera memeluk tubuh Kenji yang terbaring tanpa daya.

Yolie…, aku selalu mencarimu, uhuk…, sampai detik inipun aku selalu mencarimu…., aku tidak pernah berhenti, tidak akan pernah… uhk.. Hhhhhhhhh”Kenji membelai lembut pipi Sung Yolie kemudian tangan itu terkulai lemas.

Terdengar langkah-langkah kaki mendekati mereka berdua

“Tuan Kenji…….”Seseorang berseru kaget.

Tolongggg…….” Sung Yolie menatap dengan tatapan memelas,

Sebuah mobil segera meluncur menuju rumah sakit terdekat.

12 hari Kemudian…..

Kenji membuka matanya perlahan-lahan, ia menolehkan kepalanya kesamping merasakan ada kepala seseorang didekat bahunya, tangannya terjulur membelai rambut Yolie yang tertidur pulas diatas kursi disamping tubuh Kenji.

“Emmmm…. “

Sung Yolie terbangun, tangannya memegangi tangan Kenji,ada kegembiraan diwajah Sung Yolie ketika menyadari Kenji sudah terbangun dari tidurnya, ada senyuman yang kembali menghiasi wajahnya yang cantik, sebuah senyuman yang selama ini menghilang entah kemana,

“Sung Yolie , Ingat baik-baik !!! Jangan pernah berani lagi untuk menghilang dari sisiku, mengerti ??!! “ Kenji berkata serius sambil menatap mata Sung Yolie dalam-dalam

“Kenji.., aku tidak akan pernah lagi meninggalkanmu…, selamanya”Sung Yolie tersenyum, wajahnya mendekati wajah Kenji kemudian mengulum bibir laki-laki tampan itu dengan lembut.

Sung Yolie melangkah menuju pintu dan mengunci pintu kamar rumah sakit tempat dimana Kenji Dirawat,

Perlahan-lahan Sung Yolie melepaskan pakaiannya, menunjukkan keindahan tubuhnya pada Kenji yang menatapnya dengan kagum dari atas ranjang.

Tangan Yolie menurunkan celana Kenji sampai sebatas lutut kemudian Yolie membungkukkan tubuhnya dan melumat kepala Penis kenji yang sudah mengacung sedari tadi., lidah Sung Yolie tampak Ahli melingkari kepala Penis Kenji dan membersihkan lelehan air Mani Kenji yang asin dan Gurih.

Diciuminya Batang Penis Kenji, kemudian lidah Sung Yolie membasuh kepala Penis Kenji dalam gerakan-gerakan yang teratur.

Perlahan-lahan Sung Yolie mulai naik keatas tubuh Kenji, Sung Yolie menghimpit kepala Kenji dengan buah dadanya yang mengeras, membuntal dengan indah.

Bibir Kenji mengecupi bulatan Payudara Sung Yolie, kemudian dengan lembut dihisapinya puncak payudara gadis itu, kedua tangan Kenji tidak henti-hentinya mengelusi pinggang dan pinggul Sung Yolie, tubuh gadis itu menggeliat-geliat lembut diatas tubuh kenji yang masih asik melumati buah Susu Sung Yolie.

Perlahan-lahan Sung Yolie menggeser tubuhnya,gumpalan dadaSung Yolie menggesek dada Kenji yang bidang, sementara bibir Sung Yolie memangut lembut Bibir Kenji, lumatan-lumatan lembut yang semakin memanas,suara decakan-decakan terdengar semakin keras keduanya tidak mau mengalah saling menghisapdan memanguti Bibir Lawannya dengan nafsu yang semakin bergelora, namun penuh dengan kelembutan.

Perlahan-lahan Sung Yolie mengarahkan kepala Penis Kenji membelah belahan VAginanya.

“Ahhhhh…. Kenjiii…..” Sung Yolie mendesah panjang sambil menatap wajah Kenji.

“Yolie…….”Kenji mendekap pinggul Sung Yolie sambil menusuk-nusukkan Batang Penisnya keatas dengan lembut, Sung Yolie tidak mau kalah, ia juga mengayunkan pinggulnya dengan lembut menyongsong Tusukan-tusukan Batang Penis Kenji.

Kenji menatap kagum ketika tubuh Sung Yolie bergerak dengan lembut diatas tubuhnya, begitu indah. Berkali-kali Tangan Kenji menggerayangi buah Susu Sung Yolie yang bergerak lembut menggairahkan.

“Ahhhh, Kenji, kenji….Ahhhhh” Sung Yolie mendesah ketika merasakan tusukan-tusukan kenji semakin gencar, Tubuh Yolie terangkat-angkat keatas mengikuti tusukan-tusukan Penis Kenji.yang semakin Keras menyodoki lubang VAginanya.

“Crrrr… Crrrrr…..!! “ Tubuh Sung Yolie menggeliat lembut sebelum akhirnya terkulai dalam keganasan pelukan Kenji, yang terus memacu lubang Vagina Sung Yolie,

Kenji semakin bersemangat mengangkat – angkat Penisnya menghujami Vagina Sung Yolie yang terus menggeliat-geliat dengan lembut didalam dekapannya, desahan-desahan lembut sung Yolie, rintihan-rintihan kecilnya dan geliatan-geliatan tubuh Sung Yolie membuai Kenji semakin dalam , semakin Larut dalam kenikmatan, berkali-kali Kenji mengantarkan Sung Yolie kepuncak kenikmatan sebelum akhirnya hampir bersamaan Kenji dan Sung Yolie mencapai puncak kenikmatan. Mereka.

“Emmmmmmmm……Kenji…, sebenarnya kamu sudah sembuh ya ?” Yolie menatap Curiga pada Kenji.

“Ya Sebenarnya, aku hanya ingin dirawat sama kamu aja sih…”Kenji cengengesan, menjawab pertanyaan Sung Yolie dengan enteng.

“Kenji …!! “Sung Yolie membentak Kenji karena kesal

“Ha Ha Ha….”Kenji memeluk erat-erat tubuh Sung Yolie, kemudian kembali menggeluti tubuh Sung Yolie sampai nafas gadis cantik itu kembali tersendat-sendat.

Kenji membalikkan posisi, kini Sung Yolie berada dibawah tindihan tubuhnya, dikecupinya dengan lembut kening Sung Yolie, seolah – olah meyakinkan Sung Yolie agar menyerahkan dirinya secara total pada permainan Kenji.

“Kenjiiii…..” Sung Yolie berusaha mendorong kepala Kenji didadanya,

“ahhhhhhhhhhhhhhhhhh…………………….” Yolie mendesah panjang ketika pergelangan tangannya dicekal oleh kenji dan ditekankan diatas ranjang.

“Cuppphh.. Cuppphhh… “berkali-kali mulut kenji mengecupi Bulatan buah dada Sung Yolie, semakin lama kecupan kenji semakin liar, berkali-kali mulut kenji mengenyot kuat-kuat puncak payudara Sung Yolie.

Pinggul Kenji berkutat ketika berusaha memasukkan batang Penisnya membelah Vagina Sung Yolie.

“Ahhh….!! “ Sung Yolie merintih ketika Penis Kenji mulai membelah Vaginanya, kedua kaki Yolie mengait pinggang Kenji , selanjutnya tubuh Yolie bergerak mengikuti Irama Genjotan Kenji yang teratur, Bibir kenji tidak pernah Bosan untuk mengecupi dan mengulum lembut Bibir Sung Yolie.

“Ahhhhh…, Kenjiiiiii……” Sung Yolie memeluk erat-erat leher Kenji. Lubang Vaginanya kembali berdenyut-denyut dengan nikmat., Bibir Kenji melumat lembut Bibir Sung Yolie,

Tubuh Sung Yolie menggeliat lembut kemudian Sung Yolie menungging diatas ranjang, Kenji tersenyum lebar Digesek-gesekkannya kepala Penisnya pada lubang Vagina Sung Yolie, kemudian Kenji menekankan Penisnya perlahan-lahan membelah Vagina Sung Yolie, Yolie mendesah-desah ketika merasakan Penis Kenji mulai bergerak keluar masuk, memompa lubang Vaginanya.

“Plokkkk…!! Plokkkkk…..Plokkkkkkkk!!! Plokkkkkkk”

“Ennnhhhhhhhhhhhhh…….” Sung Yolie merintih keras ketika merasakan gerakan Kenji semakin liar, memompa Vaginanya, Tubuh Yolie terdorong-dorong dengan kuat. “Ohhhhhh….., Kenjiiii, enakkkkkk.. Ahhhhhhhhh Crrrr Crrrrrrr” Tubuh Sung Yolie bergetar hebat, untuk sesaat Kenji membiarkan agar Sung Yolie menikmati puncak Klimaksnya , setelah itu Kenji kembali merojoki lubang Sempit Vagina Sung Yolie yang menjepit Batang Penisnya, Cairan Kewanitaan Sung Yolie menjadi Pelumas sehingga Batan Penis Kenji dapat semakin lancar keluar masuk, mengocoki Vagina gadis itu.

Dua Orang Anak buah Kenji yang sedang berjaga diluar pintu saling berpandangan kemudian tersenyum kecil ketika sayup-sayup mendengar Suara Rintihan Sung Yolie

Ya.., mereka tahu apa yang tengah terjadi didalam sana.

Salah seorang dari mereka menghadang Seorang petugas kebersihan yang hendak mendekati Ruangan tempat Kenji dirawat, karena Kenji tengah Sibuk merawat Tubuh Sung Yolie.

———————————————Tamat————————————————–